JOMBANG – Daftar ulang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK Negeri (SMKN) Kabupaten Jombang telah dilaksanakan Kamis-Jumat (2-3/7). Hasilnya, masih ada SMKN yang pagunya belum penuh.
’’Dari delapan SMKN yang ada, lima sekolah mengonfirmasi seluruh pagu telah terisi,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Eko Redjo Sunariyanto, kemarin.
Lima sekolah yang memastikan pagunya terisi penuh yakni SMKN 1 Jombang, SMKN 2 Jombang, SMKN Kudu, SMKN Kabuh dan SMKN Gudo. Sedangkan tiga sisanya belum penuh.
Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang dari sistem SPMB Jatim, total daya tampung delapan SMKN di Kabupaten Jombang mencapai 3.744 siswa.
Kepala SMKN 3 Jombang, Khasanuddin, menyampaikan, sekolahnya masih menyisakan empat kursi setelah seluruh tahapan penerimaan selesai. Kekosongan tersebut sengaja tidak diisi.
’’Masih ada empat pagu yang tidak tersisa dan memang kami biarkan kosong. Proses penerimaan sudah selesai, tidak ada pengisian tambahan di jalur offline,’’ terangnya.
Baca Juga: Inovatif! SMKN Kudu Gelar Futsal Cup se-Jombang, Sekaligus Resmikan Teaching Factory
Sementara itu, SMKN Mojoagung, dan SMKN Wonosalam juga telah menuntaskan proses daftar ulang. Namun, belum memberikan keterangan apakah kuota terisi penuh atau masih ada sisa.
Kepala SMKN 2 Jombang, Amiroh, mengatakan, seluruh calon murid yang diterima pada tahap pemenuhan kuota telah melakukan daftar ulang sehingga tidak ada kursi yang tersisa.
’’Seluruh siswa yang diterima pada pemenuhan kuota sudah melakukan daftar ulang. Tidak ada yang mengundurkan diri maupun ditolak, sehingga seluruh pagu sekolah telah terpenuhi,’’ ungkapnya.
Pada tahap pemenuhan kuota, seluruh siswa yang diterima di tiga konsentrasi keahlian melakukan daftar ulang. Rinciannya, program Kuliner sebanyak 17 siswa. Desain dan Produksi Busana 20 siswa. Serta Tata Kecantikan Kulit dan Rambut delapan siswa. Tidak ada calon murid yang mengundurkan diri.
Dengan berakhirnya tahapan pemenuhan kuota, proses penerimaan peserta didik baru di seluruh SMKN Kabupaten Jombang resmi selesai. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto