JOMBANG – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang kebut perbaikan penerangan jalan umum (PJU).
Upaya ini dilakukan untuk memastikan jalan tetap terang sehingga perjalanan masyarakat, terutama pada malam hari, lebih aman dan nyaman.
Sejak awal tahun hingga 10 Maret 2026, ratusan lampu jalan yang mengalami kerusakan telah ditangani. Kabid Lalu Lintas Dishub Jombang Johan Kartika menyebut perbaikan dilakukan di berbagai ruas jalan di wilayah Kabupaten Jombang.
”Terhitung sejak 1 Januari sampai 10 Maret 2026, kami sudah melakukan perbaikan PJU sebanyak 201 titik,” ujarnya.
Perbaikan yang dilakukan tidak hanya sebatas mengganti lampu yang mati. Petugas juga memperbaiki jaringan instalasi listrik hingga menangani tiang lampu yang roboh agar penerangan dapat kembali berfungsi optimal.
Meski demikian, Dishub masih mencatat sejumlah titik yang membutuhkan penanganan lanjutan. Saat ini terdapat sekitar 70 titik PJU di 15 ruas jalan yang masih masuk daftar perawatan.
Dishub menargetkan seluruh perbaikan dapat dimaksimalkan sebelum puncak arus mudik. Paling lambat H-3 Hari Raya Idul Fitri, lampu-lampu jalan tersebut diharapkan sudah kembali menyala.
”Target kami sebelum H-3 Lebaran, kondisi penerangan jalan sudah optimal sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun aktivitas malam hari bisa lebih aman,” jelas Johan.
Untuk mempercepat pekerjaan, Dishub Jombang menurunkan 15 personel yang dibagi menjadi beberapa tim.
Tiga regu khusus menangani perbaikan PJU, sementara satu regu lainnya fokus pada perlengkapan jalan. Para petugas bekerja secara bertahap dan terjadwal agar setiap titik lampu yang bermasalah dapat segera tertangani.
Dengan upaya tersebut, Dishub berharap penerangan jalan di seluruh wilayah Jombang bisa berfungsi maksimal.
"Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, kondisi ini juga diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri 2026,” pungkasnya. (yan/naz)
Editor : Anggi Fridianto