Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal di Polres Jombang, Jadi Istimewa sebab Alquran  

Rojiful Mamduh • Rabu, 11 Maret 2026 | 03:04 WIB

 

Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (9/3), anggota Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jombang, KH Khairil Anam, menjelaskan keistimewaan Alquran. ’’Segala yang berhubungan dengan Alquran menjadi istimewa,’’ tuturnya.

 

Pertama, bulan diturunkannya Alquran menjadi bulan yang istimewa yakni Ramadan.

Allah Ta’ala berfirman di QS Albaqarah 185. Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia.

Karena turunnya Alquran itulah, Ramadan menjadi bulan yang penuh keberkahan, pahala dilipatgandakan, dan umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah.

 

Allah memilih bulan Ramadan sebagai waktu turunnya Alquran karena bulan tersebut bulan rahmat, maghfirah, dan pembebasan dari neraka.

Imam Malik ketika memasuki bulan Ramadan meninggalkan majelis ilmu dan lebih banyak membaca Alquran. Beliau berkata: Ini adalah bulan Alquran.

Imam Syafii tiap Ramadan khatam Quran 60 kali.

 

Kedua, tempat yang digunakan membaca Alquran menjadi tempat yang barokah.

 

Rumah atau tempat yang sering digunakan untuk membaca Alquran akan dipenuhi keberkahan dan ketenangan. Rasulullah bersabda: Hiasilah rumah-rumah kalian dengan shalat dan bacaan Alquran.

Perumpamaan rumah yang di dalamnya dibacakan Alquran dan rumah yang tidak dibacakan Al-Qur’an seperti orang hidup dan orang mati.

Rumah yang dibacakan Alquran dilihat malaikat dari langit bercahaya seperti bintang.

Ulama tabi’in bernama Tsabit Al-Banani sangat gemar membaca Alquran di rumahnya. Murid-muridnya berkata bahwa ketika malam tiba, rumah beliau terasa sangat tenang dan bercahaya karena lantunan Alquran yang terus dibaca.

Rumah yang di dalamnya sering dibacakan Alquran terasa lebih damai, tenteram, dan jauh dari pertengkaran.

 

Ketiga, orang yang selalu membaca Alquran menjadi orang yang istimewa. Rasulullah bersabda: Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya.

Allah punya keluarga dari kalangan manusia yakni ahli Quran.

 

Imam Al-Qurthubi berkata: Orang yang selalu membaca Alquran akan dijadikan Allah ingatannya tetap segar walaupun usianya mencapai seratus tahun.

Hal ini karena Alquran adalah cahaya yang menjaga hati dan pikiran.

Imam Abu Bakar bin Ayyash tetap membaca Alquran hingga usia sangat tua. Ketika ditanya rahasia kekuatan ingatannya, beliau menjawab: ’’Kami menjaga Alquran di masa muda, maka Allah menjaganya dalam diri kami ketika tua.’’

 

Banyak penghafal Alquran yang tetap kuat ingatannya hingga usia lanjut, sebagai bentuk kemuliaan bagi orang yang dekat dengan kitab Allah.

 

Keempat, Alquran petunjuk hidup yang menyelamatkan dunia dan akhirat. Orang yang mengikutinya akan selamat.

Allah Ta’ala berfirman di QS Albaqarah 2. Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan di dalamnya; petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.

QS Thaha 123; Barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, maka ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.

 

Imam Syafi’i berkata: Semua masalah yang menimpa manusia, solusinya ada dalam Alquran.

 

Umar bin Khattab sebelum masuk Islam adalah orang yang keras memusuhi Nabi. Namun ketika beliau mendengar ayat Alqur’n dari Surah Thaha, hatinya berubah dan akhirnya memeluk Islam. Itu menunjukkan Alquran mampu mengubah kehidupan manusia dari kegelapan menuju cahaya.

Banyak orang yang hidupnya berubah menjadi lebih baik setelah mulai mempelajari dan mengamalkan Alquran. (jif/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #Pemkab Jombang #Binrohtal