RadarJombangid - WAKIL Ketua DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperat hubungan keluarga.
”Jika tidak ada agenda ke luar kota, saya selalu berbuka puasa bersama keluarga,” kata Pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso ini.
Momentum buka puasa menjadi ajang berkumpul semua anggota keluarga. Juga ajang untuk komunikasi satu sama lain.
”Saya bisa tanya anak-anak puasanya bagaimana, salatnya bagaimana, sekolahnya bagaimana,” ucap ketua DPC Demokrat Jombang ini.
Anak-anak juga bisa leluasa menyampaikan aspirasinya. ”Misalnya ingin beli jajan apa,” ujar ketua PSSI dan Perkemi Jombang ini.
Gus Sentot selalu mengajari anak-anaknya beli di usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pedagang kaki lima (PKL).
”PKL dan UMKM itu jualan untuk bertahan hidup. Membeli dagangannya sama dengan membantu mereka bertahan hidup,” tutur putra KH Rifai Romly dan Hj Ummu Aiman binti KH Mahrus Ali Lirboyo ini.
Sebelum buka, Gus Sentot selalu mengajak anak-anak beli dagangan UMKM.
”Buka puasa kita jadikan wahana memberi manfaat bagi orang lain. Selain masakan sendiri, pada hidangan buka pasti ada yang dari beli pedagang di sekitar rumah,” urai alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri.
Seperti tahu isi, sate usus dan telur gulung.
”Uang Rp 5 ribu bagi kita mungkin tidak berharga. Tapi bagi pedagang yang kita beli dagangannya bisa jadi sangat berharga,” ungkap ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini. (jif/fid)
Editor : Anggi Fridianto