Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Progres Lampui Target, Pengurukan Terminal Barang di Perak Jombang Tuntas

Ainul Hafidz • Senin, 15 Desember 2025 | 14:35 WIB
DIKEBUT: Pekerja memasang paving di lokasi Terminal Barang Desa Glagahan, Kecamatan Perak.
DIKEBUT: Pekerja memasang paving di lokasi Terminal Barang Desa Glagahan, Kecamatan Perak.

 

 

 

Radarjombang.id – Proyek pembangunan terminal barang di eks Kantor BPP Perak, Desa Glagahan, Kecamatan Perak terus dikebut.

Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang minta pihak kontraktor melakukan percepatan. Khususnya untuk material dan pemasangan paving.

Kepala Dishub Jombang Sugianto melalui pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek Yohan Kartika, menyampaikan, secara umum perkembangan proyek berjalan sesuai harapan.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) terakhir, progres pekerjaan bahkan dinilai sudah melampaui target yang ditetapkan.

”Untuk pengurukan sudah selesai, sekarang pemasangan paving. Itupun juga sudah separo atau 50 persen. Sesuai hasil evaluasi rapat terakhir, progresnya sudah positif dan melebihi target,” ujar Yohan.

Meski demikian, pihaknya mendorong dilakukan percepatan pekerjaan paving. Salah satunya meminta penambahan jumlah tenaga kerja.

Pasalnya, proses pemasangan paving dilakukan secara manual, sehingga sangat bergantung pada jumlah pekerja atau tukang di lapangan. ”Selama ini jumlah tukang itu sekitar 12 sampai 15 orang. Kami sudah meminta agar jumlah tukang ditambah supaya proses pemavingan bisa lebih cepat,” imbuhnya.

Hanya saja, yang masih dihadapi saat ini, yakni keterbatasan pengiriman material paving dari pihak pemasok.

Material paving belum bisa didatangkan sekaligus dalam jumlah besar, melainkan dikirim secara bertahap setiap hari.

”Dari pihak supplier belum bisa mengirim sekaligus. Setiap hari yang datang itu sekitar empat sampai lima dump truk, dan itu langsung habis tertata di lapangan,” ujar Yohan juga menjabat Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jombang ini.

Rencana penambahan tenaga kerja masih menunggu kepastian dari supplier terkait kelancaran pasokan material paving.

Ketika material dapat didatangkan sekaligus, maka penambahan tenaga kerja dapat segera dilakukan. ”Kalau memungkinkan, jumlah tenaga kerja bisa ditambah hingga lima tim. Satu tim terdiri lima orang, sehingga total bisa mencapai 25 sampai 30 orang. Tapi, itu tergantung kepastian suplai material paving,” tuturnya.

Karena itu, pihaknya saat ini fokus memastikan ketersediaan material paving agar rencana percepatan pekerjaan dapat terealisasi.

”Kami sekarang memastikan kebutuhan material paving dahulu. Harapan kami kepada penyedia, memastikan volume paving yang kami minta bisa terpenuhi sebelum masa akhir kontrak,” tegas Yohan Kartika.

Jika hingga mendekati akhir masa kontrak pasokan material belum mencukupi, Yohan menegaskan pihaknya akan meminta penyedia atau kontraktor untuk mencari solusi alternatif.

”Kalau memang belum bisa terpenuhi, nanti kami minta penyedia atau kontraktor untuk mencari solusi atau alternatif lain dengan kualitas paving yang sama,” pungkasnya. 

 

Box Culvert Tiba, Drainase Terminal Barang Mulai Digarap

SEMENTARA itu, pembangunan terminal barang di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, terus menunjukkan progres positif.

Setelah pekerjaan pengurukan dan paving berjalan, material box culvert untuk sistem drainase kini sudah tiba di lokasi dan siap dipasang mulai pekan ini.

Kepala Dishub Jombang Sugianto melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Yohan Kartika, menyampaikan bahwa pemasangan box culvert akan dikerjakan secara bertahap hingga pekan depan, bersamaan dengan pekerjaan paving dan rabat beton. ”Material box culvert sudah datang.

Minggu ini sampai minggu depan langsung kita pasang. Bersamaan dengan itu juga dilakukan pengecoran rabat beton untuk pintu masuk terminal, sambil pekerjaan paving tetap berjalan,” jelas Yohan.

Sebelum pemasangan, kontraktor akan melakukan penggalian di area yang telah ditentukan. Setelah box culvert terpasang, pekerjaan dilanjutkan dengan rabat beton guna memperkuat dan meratakan permukaan pintu masuk terminal.

”Urutannya digali dulu, lalu pemasangan box culvert, setelah itu dilanjutkan rabat beton,” terangnya.

Pemasangan box culvert difokuskan pada area pintu masuk terminal yang berbatasan langsung dengan jalan nasional.

Panjang saluran diperkirakan sekitar 18 hingga 20 meter dan dirancang khusus untuk memperkuat akses utama terminal barang.

”Lokasinya di pintu masuk yang berbatasan dengan jalan nasional. Panjangnya sekitar 18 sampai 20 meter, hanya di area tersebut sebagai perkuatan akses masuk,” ujarnya.

Box culvert dan rabat beton menjadi bagian penting dalam sistem drainase kawasan terminal.

Saluran ini dirancang untuk mengarahkan aliran air dari jalan agar tidak masuk ke area parkir, melainkan langsung menuju drainase yang telah disiapkan. ”Fungsinya agar air dari jalan tidak masuk ke areal parkir, tetapi langsung masuk ke drainase. Untuk U-ditch di sisi pinggir sebelumnya juga sudah terpasang,” jelas Yohan.

Dengan dimulainya pekerjaan ini, sisa pekerjaan utama proyek kini meliputi pemasangan paving, pemasangan box culvert, serta pengerjaan rabat beton.

Sebagai informasi, proyek pembangunan Terminal Barang Perak memiliki nilai kontrak Rp 1,6 miliar, dikerjakan oleh CV Putra Mandiri dengan pengawasan konsultan CV Elang Persada. Masa kontrak selama 45 hari kalender dan ditargetkan rampung pada 26 Desember mendatang. (fid/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Dishub Jombang #Jombang #Pemkab Jombang #Terminal Barang