Radarjombang.id – Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jombang kini tampil dengan pelayanan yang lebih modern dan berorientasi penuh pada keselamatan pasien.
Sejumlah inovasi dihadirkan untuk memastikan masyarakat mendapat pertolongan cepat, tepat, dan humanis sejak menit pertama memasuki area gawat darurat.
’’IGD adalah pintu utama ketika pasien datang dalam kondisi kritis. Karena itu, kami memastikan seluruh pelayanan berjalan cepat, terintegrasi, dan profesional,’’ kata Kepala Instalasi IGD RSUD Jombang, dr Ahmad Mahfur SpA, kemarin.
Perbaikan ini merupakan komitmen rumah sakit untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Jombang..
Salah satu penguatan terbesar terletak pada layanan pra-rujukan yang kini lebih terkoordinasi.
Melalui sistem ini, pasien dapat dijemput langsung dari rumah. Sementara kondisi awalnya dipantau dan distabilkan oleh tenaga medis sebelum tiba di IGD. Proses ini terbukti mempercepat pengambilan keputusan dokter dan meningkatkan keselamatan pasien.
Dukungan ambulans 119 yang siaga 24 jam menjadi bagian penting dari sistem respons cepat tersebut.
Dilengkapi peralatan emergensi mutakhir dan tenaga medis terlatih, ambulan ini menangani berbagai kasus kedaruratan di lapangan mulai dari serangan jantung, kecelakaan, hingga kondisi kritis lainnya.
Setibanya di IGD, pasien segera masuk ke sistem triase terstandar internasional. Melalui triase ini, pasien yang paling membutuhkan pertolongan langsung ditangani agar waktu tunggu tetap minimal dan keselamatan tetap terjaga.
Zona Pelayanan Emergency (P1) juga mengalami pembaruan. Area penanganan pasien kritis tersebut kini lebih luas, tertata, serta didukung perangkat emergensi modern. Kondisi ini membuat proses stabilisasi berlangsung lebih cepat dan efisien.
Selain itu, kolaborasi layanan IGD dengan Pusat Penanganan Stroke dan Cardiovascular Center memberi keuntungan besar bagi pasien penyakit jantung dan stroke. Adanya akses cepat menuju Cath Lab membuat terapi bisa dilakukan dalam ’’golden period’’, sehingga peluang kesembuhan menjadi jauh lebih tinggi.
Baca Juga: Poli Anestesi RSUD Jombang Beri Layanan Terbaik Demi Kenyamanan Pasien, Begini Kiatnya
IGD RSUD Jombang juga memperkuat layanan untuk ibu dan bayi melalui PONEK Center, yang terhubung dengan jejaring PONED di seluruh puskesmas. Penanganan gawat darurat obstetri dan neonatal kini lebih komprehensif dengan dukungan tenaga terlatih dan fasilitas lengkap.
Di sisi lain, Trauma Center 24 jam menjadi tulang punggung layanan untuk kasus kecelakaan dan cedera berat. Dokter bedah, ortopedi, urologi, hingga bedah saraf standby bersama fasilitas OK emergensi yang tersedia langsung di area IGD.
’’Untuk pasien anak, IGD menghadirkan Pediatric Emergency dengan pendekatan ramah anak. Tenaga kesehatan yang kompeten menangani berbagai kegawatdaruratan seperti kejang, gangguan napas, hingga penurunan kesadaran pada bayi dan anak,’’ paparnya.
Seluruh layanan ini diperkuat oleh peralatan medis canggih. Mulai dari CT Scan 128 slice. Laboratorium emergensi modern, hingga ventilator dan monitor resusitasi terbaru yang memastikan proses diagnostik berlangsung cepat dan akurat.
’’Profesionalitas SDM menjadi aspek yang terus dijaga,’’ terangnya. Tim IGD rutin mengikuti pelatihan BHD, ACLS, PPGD, dan berbagai pelatihan resusitasi lanjutan. Tak hanya itu, Tim Code Blue dan Code Stroke selalu siaga 24 jam untuk merespons keadaan paling kritis di lingkungan rumah sakit. ’’Kami ingin masyarakat merasa aman dan percaya bahwa IGD siap melayani dengan kemampuan terbaik,’’ kata dr Mahfur. (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto