Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

RSUD Jombang Bekali Perusahaan Penanganan Dini Penyakit Jantung dan Stroke, Begini Caranya

Anggi Fridianto • Kamis, 27 November 2025 | 15:28 WIB

 

FOTO: ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG     SINERGI: Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran saat foto bersama dengan seluruh peserta, kemarin (26/11).   
FOTO: ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG   SINERGI: Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran saat foto bersama dengan seluruh peserta, kemarin (26/11).  
 

Radarjombang.id – RSUD Jombang menggelar Seminar Awam Update 2025 memperingati Hari Stroke Sedunia, Hari Jantung Sedunia, serta Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Rabu (26/11).

Kegiatan bertema “Cegah Penyakit Jantung dan Stroke: Investasi Kesehatan untuk Pekerja yang berlangsung di Ruang Pertemuan Wahab Hasbullah RSUD Jombang itu diikuti perwakilan perusahaan se-Kabupaten Jombang.

Kegiatan dibuka Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran, turut hadir Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jombang, Ibrahim Hadi Wibowo, Kepala Dinas Tenaga Kerja Isawan Nanang Risdiyanto

serta dua pemateri seminar dr Adiya Kusuma R, Sp.N yang membawakan materi tentang penanganan stroke dan dr Balti Sp.JP dokter spesialis jantung RSUD Jombang yang membawakan materi seputar penanganan jantung.

Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran mengatakan, seminar ini bertujuan memberikan pembekalan kepada perusahaan terkait pentingnya penanganan dini penyakit jantung dan stroke, terutama pada tenaga kerja.

“Pembekalan ini penting karena ketika tenaga kerja jatuh sakit, produktivitas perusahaan tentu akan menurun. Kami ingin perusahaan memahami gejala awal, langkah penanganan, serta pentingnya membawa pasien segera ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Menurut dr Pudji, penyakit tidak menular seperti stroke dan jantung terus meningkat, sehingga perusahaan perlu berperan aktif dalam upaya pencegahan.

Ia menegaskan bahwa RSUD Jombang telah menyiapkan fasilitas gawat darurat lengkap mulai dari P2 hingga P3 untuk menangani kasus-kasus kegawatan tersebut.

“Ketika muncul tanda-tanda awal, tenaga medis harus segera melakukan tindakan agar tidak berujung fatal. RSUD Jombang sudah menyiapkan langkah intensif sesuai tingkat kegawatannya,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, dr Pudji juga menyinggung pengembangan kawasan RSUD Jombang yang didesain lebih nyaman bagi masyarakat. Beberapa area telah disiapkan sebagai ruang santai agar pengunjung merasa tenang.

“Kami ingin masyarakat yang datang merasa seperti sedang berwisata. Ada beberapa spot yang kami desain untuk tempat duduk santai dan menenangkan,” ujarnya.

Ia menyebut, pembangunan fasilitas rumah sakit banyak dilakukan melalui anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), hasil kerja keras internal RSUD Jombang.

Dr Pudji berharap seminar ini memperkuat sinergi antara RSUD, pemerintah daerah, dan perusahaan dalam meningkatkan kesehatan pekerja. (ang/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#hari kesehatan nasional #seminar #HKN #RSUD Jombang #Pencegahan Jantung #perusahaan #pencegahan stroke