Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Seru! 50 Peserta Antusias Ikuti Bimtek Membaca Nyaring di Perpustakaan Mastrip Jombang

Wenny Rosalina • Kamis, 13 November 2025 | 15:13 WIB
INOVASI: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang, Thonsom Pranggono,  membuka Bimtek di ruang baca Perpustakaan Mastrip Jombang, Rabu (12/11).
INOVASI: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang, Thonsom Pranggono, membuka Bimtek di ruang baca Perpustakaan Mastrip Jombang, Rabu (12/11).

Radarjombang.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang berkomitmen untuk membudayakan membaca nyaring.

Bimbingan teknis (Bimtek) membaca nyaring selain diberikan kepada pustakawan juga diberikan kepada TP PKK kabupaten dan kecamatan. Seperti yang dilakukan di ruang baca Perpustakaan Mastrip Jombang, Rabu (12/11).

’’Di sini kita belajar bersama tentang membaca nyaring, agar dibudayakan kepada anak-anak,’’ kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang, Thonsom Pranggono AP ME.

Literasi merupkan kemampuan untuk menganalisis informasi dan digunakan untuk mengambil keputusan sehari-hari. ’’Kami mengajak seluruh peserta memanfaatkan waktu untuk belajar,’’ ungkapnya.

Total peserta ada 50 orang. Terdiri dari pengurus TP PKK kabupaten, dan pengurus TP PKK kecamatan bersama satu anggota.

Penting bagi seorang ibu, agar memiliki wawasan, mindset, dan kecerdasan. Tiga hal tersebut bisa didapatkan dari belajar. ’

’Saat ini banyak sekali sumber ilmu yang bisa kita dapatkan. Kita harus pandai memilah dan memilih. Di sinilah peran pentingnya literasi,’’ jelasnya.

Informasi kini tersedia dalam jumlah tidak terbatas. Namun tidak seluruhnya memberi nilai pengetahuan yang bermakna.

Karena itu, tugas utama para pegiat literasi bukan sekadar menyediakan akses terhadap buku dan bacaan.

Tetapi membangkitkan budaya membaca yang dapat membentuk cara berpikir. Menumbuhkan kepekaan sosial. Serta memperkuat karakter masyarakat, terutama generasi muda.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang terus mendorong perkembangan literasi masyarakat.

Seperti peningkatan koleksi perpustakaan. Pengembangan layanan digital. Pembinaan perpustakaan desa.

Baca Juga: Luas Lahan di Draf Perbup PLP2B Jombang Menyusut, Kok Bisa?

Penguatan Taman Bacaan Masyarakat. Serta kolaborasi dengan komunitas literasi di seluruh wilayah.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari peningkatan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), yang kini menjadi fokus bersama.

’’Keberhasilan program literasi tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur atau fasilitas yang disediakan pemerintah. Unsur manusia tetap menjadi faktor penentu,’’ terangnya. Karena budaya membaca hanya dapat tumbuh melalui ketelatenan, ketulusan, dan kreativitas para pegiat literasi yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. (wen/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Thonsom Pranggono #Disperpusip #Jombang #TP PKK #Pemkab Jombang