Radarjombang.id - Rencana Sub Terminal Mojoagung di Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang dirombak menjadi pasar diakui Kepala Dinas Perdagangan dan Perdagangan (Disdagrin) Jombang Suwignyo.
Saat ini masih belum diputuskan titik mana saja dari aset itu yang bakal diserahkan ke pihaknya.
’’Sementara ini arahnya tidak semua aset (Sub Terminal Mojoagung) akan diserahkan ke kami (disdagrin), hanya sebagian,’’ kata Suwignyo, kemarin.
Karena masih dalam proses pembahasan antarperangkat daerah, sementara ini belum bisa memastikan luas atau aset yang bakal diserahkan itu.
’’Lambat laun, bisa jadi (Sub Terminal Mojoagung) akan ikut jadi satu dengan dagrin (disdagrin) semua,’’ imbuhnya.
Salah satu pertimbangannya, karena keberadaan Sub Terminal Mojoagung di kompleks Pasar Mojotrisno.
Sementara kondisi aset itu lambat laun mati suri. Bahkan lebih banyak berubah fungsi digunakan untuk aktivitas dagang.
Mulai dari pedagang kaki lima (PKL) hingga tempat parkir kendaraan bermotor.
’’Sekarang masih dalam proses, sekaligus untuk Pasar Mojotrisno tahun ini ada kegiatan rehab,’’ terangnya.
Pasar Mojotrisno yang lokasinya di belakang Sub Terminal Mojoagung ada kegiatan perbaikan. Aset yang sudah tercatat masuk dalam BMD (barang milik daerah) di Disdagrin Jombang beberapa ruko bakal diperbaiki.
’’Rehab tahun ini hanya ruko saja, karena atapnya banyak yang lapuk dan membahayakan,’’ tuturnya.
Rencananya, bagian belakang atau kios Pasar Mojotrisno yang kondisinya rusak juga bakal diajukan penanganan.
Baca Juga: Sepi dan Mati Suri, Sub Terminal Ploso Jombang Bakal DIalihkanJadi Pasar Buah
Hanya saja, dia belum berani memastikan kapan pelaksanaannya.
’’Kami ajukan antara di perubahan APBD 2025 atau kita usulkan PBD (perencanaan berbasis data) 2026. Jadi sekalian, karena di sana selain ada kios juga musalanya masuk dalam kegiatan,’’ paparnya.
Pemkab Jombang terus berupaya melakukan optimalisasi aset.
Di antaranya, Sub Terminal Mojoagung yang mati suri kini mulai dilakukan pembahasan antar organisasi perangkat daerah (OPD). Rencananya bakal dialihfungsikan menjadi pasar.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Budi Winarno, menjelaskan, tahapan optimalisasi aset Sub Terminal Mojoagung terus dilakukan.
Aset tersebut rencananya bakal dialihfungsikan menjadi pasar. Salah satu pertimbangannya, di kompleks tersebut terdapat ruko dan Pasar Mojotrisno.
Keduanya merupakan aset yang tercatat di Disdagrin Jombang. ’’Arahnya hampir sama dengan Sub Terminal Ploso, sebagian di (Sub Terminal) Mojoagung juga akan diserahkan ke disdagrin,’’ kata Budi Winarno. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto