RadarJombang.id – Setelah sempat kosong berbulan-bulan sejak Desember 2024 lalu, pemerintah pusat mulai mendistrubusikan blanko KTP-elektronik (KTP-el) ke daerah.
Tak terkecuali ke Jombang. Hanya saja, sistim distribusinya tidak diberikan gelondongan, melainkan bertahap.
Hal itu, diungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jombang Masduqi Zakaria.
Pihaknya menjelaskan, saat ini pemerintah pusat sudah kembali mendistribusikan blanko KTP-el di setiap daerah.
”Alhamdulillah, sejak Maret sampai sekarang rata-rata kita dapat 2.000 keping setiap tiga hari sekali, ketika ambil ke sana (Jakarta) akan dapat 4.000 keping,” kata Masduqi kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Biasanya Dispendukcapil Jombang mengajukan antara 10.000 hingga 20.000 keping blanko.
Namun, karena pengiriman blanko dikirimkan secara bertahap, sehingga dispendukcapil sedikit kesulitan membagikan blanko ke tingkat kecamatan.
”Biasanya dua hari sekali bisa mencapai 100 keping blanko ke kecamatan, sekarang hanya bisa kirim antara 25-50 keping, karena di kantor (Dispendukcapil Jombang) saja sehari rata-rata nyetak 500 keping,” imbuh dia.
Jatah yang diterima Jombang, lanjut Masduqi, masih jauh dari pengajuan.
Sebab biasanya pihaknya mengajukan antara 10.000 keping sampai 20.000 keping.
"Sekarang dapatnya terbatas. Kemarin alhamdulillah kami juga dapat tambahan dari kantor Dispendukcapil Jatim,” ujar dia.
Meski demikian, untuk proses cetak saat ini dinilai tak mengalami kendala.
Terutama bagi warga yang sebelumnya sudah melakukan rekam, namun belum menerima KTP-el.
”Jadi sebenarnya blanko ini sudah jelas, kapan turun dan sebagainya. Hanya tahun lalu saja kosong, entah problemnya di percetakan atau bagaimana, pusat yang tahu. Apalagi se-Indonesia,” kata Masduqi. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW