Radarjombang.id - Jumlah calon jemaah haji (CJH) yang belum melakukan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (Bipih) tahap 1 cukup banyak.
Data Kemenag Jombang, sebanyak 74 CJH belum melakukan pelunasan dengan sisa waktu tiga hari ini.
Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir mengatakan, per Senin (10/3) sore, jumlah CJH yang belum melakukan pelunasan sebanyak 74 orang.
”Ya, untuk tahap 1 ini ada 74 orang yang belum melakukan pelunasan,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Ia mengatakan, jumlah CJH yang siap berangkat terus mengalami perubahan.
Dari hasil sinkronisasi, total ada 784 CJH di tahap pertama yang siap berangkat. Dengan rincian, 768 sesuai urut porsi, dan 16 CJH lansia.
”Ya. memang jumlah jemaah terus bergerak, ini kita terus melakukan sinkronisasi,’’ papar dia.
Per Senin (10/3) ini, ia mengatakan total CJH yang sudah melakukan pelunasan bipih ada 710 orang. Sehingga tersisa 74 orang yang belum melakukan pelunasan.
”Jadi ada beberapa alasan mereka belum mekukan pelunasan. Salah satunya menunggu istitaah dari dinkes,’’ papar dia.
Dijelaskan, istitaah kini menjadi syarat utama agar CJH bisa melakukan pelunasan. Jika hasil istitaah belum keluar maka jemaah disarankan menunggu sampai hasilnya keluar.
”Itu sekarang jadi syarat utama pelunasan bipih,’’ jelas dia.
Pihaknya mengatakan, ketika hasil istitaah keluar, pihak Kemenag melalui petugas KUA akan melakukan door to door untuk memastikan mereka siap berangkat atau tidak.
”Kita jempur bola, dengan cara mendatangi rumah warga.
Jika mereka siap, tentu kita imbau segera melakukan pelunasan, tapi jika tidak siap maka kita berikan surat pernyataan penundaan keberangkatan,’’ pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Achmad RW