Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pujasera Kebonrojo Jombang Sepi, DLH Warning Pedagang Agar Segera Tempati Lapak

Ainul Hafidz • Selasa, 6 Agustus 2024 | 23:12 WIB
SEPI: Kondisi Pujasera Kebonrojo Jombang yang mati suri.
SEPI: Kondisi Pujasera Kebonrojo Jombang yang mati suri.

Radarjombang.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang memberi ultimatum kepada pedagang Pujasera Kebonrojo.

Terhadap pedagang yang tak lagi menempati lapaknya untuk berjualan di Pujasera Kebonrojo Jombang, DLH memberikan waktu 14 hari terhitung sejak 30 Juli untuk membersihkan lapaknya atau kembali berjualan.

”Kalau tidak dilakukan, terpaksa kami yang akan membersihkan,” kata Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau M Amin Kurniawan, Senin (5/8).

Amin menambahkan, saat ini selain mencocokkan data pedagang dengan kondisi di lapangan, pihaknya juga mempersiapkan koordinasi dengan lintas OPD terkait dengan penataan PKL.

”Sementara belum sampai ke sana, cuma arahnya nanti akan koordinasi dengan disdagrin (Dinas Perdagangan dan Perindustrian) dan Satpol PP,” kata Amin.

Menurut dia, ini dilakukan selain langkah mendata di area pujasera juga sekitaran Taman Kebonrojo.

Dikhawatirkan, ketika nanti bagian dalam pendataan rampung, perjalanannya tetap tak ada pedagang yang menempati lapaknya.

”Makanya kita cocokkan dulu, form jumlah pedagang dengan kondisi di lapangan,” imbuh dia.

Disebutkan, di area pujasera itu terdapat dua blok.

Untuk blok A atau sebelah selatan terdapat 65 lapak termasuk area outdoor mainan anak. ”Berdasarkan form yang kami terima dari pedagang, ada 15 kios kosong dan 50 lapak dipergunakan 39 pedagang,” ujar Amin.

Sedangkan di blok B atau sebelah utara total ada 55 lapak. Berdasarkan form yang diterima, sedikitnya 15 lapak kosong dan 30 dipakai 39 pedagang.

”Jadi data ini masih bersumber dari surat pernyataan pedagang,” imbuh dia.

Dia menyebut, dari data yang terkumpul sementara, diketahui sebagian pedagang yang sudah tak lagi berjualan juga turut didata.

”Kios yang sudah tidak aktif, akan kami minta untuk membersihkan rombongnya,” ujar Amin. (fid/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#pujasera #DLH Jombang #kebon rojo