Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Deretan Masalah di Pengelolaan Tirta Wisata Jombang: Asetnya Terbengkalai PAD-nya Juga Minim

Ainul Hafidz • Selasa, 25 Juni 2024 | 14:46 WIB
Kondisi bagian depan taman Tirta Wisata yang kondisinya memprihatinkan
Kondisi bagian depan taman Tirta Wisata yang kondisinya memprihatinkan

RadarJombang.id - Selain kondisinya yang memprihatinkan, kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) dari aset Taman Tirta Wisata Jombang sangat minim.

Ironisnya, Pemkab Jombang justru tekor lantaran harus mengeluarkan biaya untuk pemeliharaan, belum lagi menggaji belasan petugas setiap bulannya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata dan Pariwisata (Disporapar) Jombang Bambang Nurwijanto mengakui, selama ini pendapatan dari Taman Tirta Wisata terbilang minim.

”Jadi, dalam setahun atau 2023 lalu PAD Tirta Wisata Rp 7.245.000,” kata Bambang kepada Jawa Pos Radar Jombang (24/6).

Pendapatan itu bersumber dari wahana kolam renang dan waterslide.

Dua item ini selama ini jadi andalan pendapatan dari Taman Tirta Wisata.

”Ya itu saja pemasukannya. Karena untuk yang lain sudah nggak ada,” imbuh dia.

Meski minim, menurut Bambang, angka itu justru lebih baik dari pendapatan yang didapat pada tahun-tahun sebelumnya yang besarannya tak sampai Rp 7 juta.

”Mulai pandemi Covid-19 tidak sampai segitu, karena waktu itu mandek jegrek,” ujar Bambang.

Disinggung terkait dengan anggaran yang dikeluarkan pemkab untuk mengelola Taman Tirta Wisata setiap tahunnya, menurut Bambang tak sebanding dengan pendapatan yang masuk.

Salah satunya untuk menggaji 12 tenaga, mulai tenaga kebersihan dan petugas jaga.

Baca Juga: Tirta WIsata Jombang Makin Tak Terawat, Disporapar: Sudah Ditawarkan ke Investor, Tapi Nggak Laku

”Memang pemasukan tidak seberapa, tapi kami sifatnya ini penyelamatan aset daerah,” tutur dia.

Kendati demikian, Bambang tak sebegitu hafal besaran pengeluaran di area taman.

”Otomatis lebih banyak pengeluaran, karena ada tenaga kebersihan dan sebagainya. Angka (pengeluaran) jelas di atas itu (PAD),” kata Bambang.

Seperti diketahui, pada 2019, Pemkab Jombang menggelontorkan anggaran mencapai Rp 1 miliar untuk pembangunan sarana prasarana Taman Tirta Wisata, Jombang.

Proyek bersumber dana alokasi khusus (DAK) dipergunakan untuk pembangunan sejumlah fasilitas taman.

Di antaranya, panggung hiburan, gazebo, pagar, lampu taman, dan gapura. (fid/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#PAD #terbengkalai #Jombang #Disporapar #Tirta wisata