JOMBANG – Progres pembangunan Jembatan Brodot di Dusun Delik, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo menunjukkan progres positif.
Saat ini, para pekerja tengah fokus menuntaskan sayap Jembatan Brodot, setelah itu dilanjutkan penuntasan abutmen disusul pemasangan gelagar.
”Target kami, akhir November sudah bisa persiapan untuk erection jembatan. Maksudnya sudah mengarah ke gelagar jembatan,” terang Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang Agung Hariadi kepada Jawa Pos Radar Jombang (15/11).
Agung menerangkan, proses pengerjaan di lapangan sejauh ini berjalan lancar.
Namun, pihaknya tetap terus melakukan pemantauan dan mendorong percepatan pembangunan jembatan yang melintang di atas Kali Konto tersebut.
Terlebih sekarang sudah memasuki musim penghujan, dikhawatirkan debit air sungai naik.
”Tapi sekarang Insya Allah sudah terlewati, karena posisi abutmen bawah sudah selesai, tinggal sayap jembatan,” lanjut dia.
Setelah pengerjaan abutmen dan sayap jembatan seluruhnya rampung, selanjutnya fokus menyelesaikan bagian lantai jembatan atau gelagar.
Proses pemasangan gelagar diprediksi bisa berjalan cepat, sebab materialnya dari pabrikan sehingga begitu barang datang bisa langsung dipasang.
”Dan sekarang posisinya juga sudah siap. Alhamdulillah penyedia sekarang sudah menyelesaikan pekerjaan sesuai arahan direksi. Salah satunya sudah dilembur,” tutur Agung.
Melihat progres pengerjaan di lapangan serta upaya percepatan yang dilakukan, Agung optimistis pembangunan jembatan yang dialokasikan dari APBD 2023 sebesar Rp 1,5 miliar bisa selesai tepat waktu.
Sesuai kontrak kerja, masa pengerjaan selama 120 hari kalender atau hingga 12 Desember nanti.
”Masih ada waktu cukup panjang. Mudah-mudahan bisa selesai sesuai target,” tegas Agung.
Untuk diketahui, jebolnya Jembatan Brodot bersamaan kejadian banjir menjadikan aktivitas warga terganggu.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Jombang melalui dinas perkim mengalokasikan anggaran mencapai Rp 1,5 miliar untuk pembangunan jembatan.
Proyek pembangunan dikerjakan CV Sinar Surya Cempaka. Jembatan yang melintang di atas aliran Sungai Konto itu direncanakan dengan panjang 20 meter dengan lebar 3,5 meter. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW