Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Proyek Puskesmas Mojoagung Molor, Konsultan Pengawasnya Bilang Begini

Azmy endiyana Zuhri • Senin, 16 Oktober 2023 | 13:39 WIB

 

Kondisi Proyek Puskesmas Mojoagung yang masih terbangun 50 persen, padahal waktu pengerjaannya tinggal tiga minggu lagi
Kondisi Proyek Puskesmas Mojoagung yang masih terbangun 50 persen, padahal waktu pengerjaannya tinggal tiga minggu lagi

JOMBANG – Lambannya progres pembangunan Puskesmas Mojoagung yang menyedot anggaran mencapai Rp 5,4 miliar juga dibenarkan konsultan pengawas.

Pengawas proyek Puskesmas Mojoagung menyebut, juga sudah meluncurkan surat teguran kepada pihak pelaksana proyek agar melakukan percepatan.

Faris, konsultan pengawas proyek pembangunan Puskesmas Mojoagung dari CV Syahir Consultant mengatakan, saat ini progres pembangunan Puskesmas Mojoagung baru mencapai 50 persen.

”Hitungan Minggu kemarin progresnya 50 persen,” kata Faris kepada Jawa Pos Radar Jombang, Minggu (15/10) kemarin.

Dirinya juga membenarkan ada keterlambatan progres pekerjaan mencapai 18 persen.

Pihaknya juga sudah memberikan peringatan kepala pelaksana proyek agar melakukan langkah-langkah percepatan untuk mengejar keterlambatan.

"Salah satu caranya untuk mengejar keterlambatan ya nambah pekerja. Kami juga sudah ingatkan itu," tegasnya.

Selain itu, pihaknya mengaku sudah memberikan teguran kepada pihak kontraktor untuk melakukan percepatan pembangunan.

"Dari dinas juga rapat setiap minggu,” imbuhnya.

Disinggung terkait temuan sejumlah pekerja yang tidak mengenakan alat pelindung diri (APD), pihaknya mengaku juga sudah sering memberikan peringatan kepada pihak kontraktor terkait hal tersebut.

"Sudah sering kami ingatkan. Tapi tidak ada tindak lanjut dari kontraktor," ungkapnya.

Padahal, lanjut Faris, untuk APD sudah dianggarkan. "Banyak APD yang sudah rusak juga. Kami meminta kontraktor untuk membelikan yang baru tapi hanya dijanjikan-janjikan saja," pungkas Faris.

Sebelumnya, selain pembangunan Puskesmas Perak, proyek pembangunan Puskesmas Mojoagung yang menyedot anggaran mencapai Rp 5,4 miliar juga terancam molor.

Pasalnya, pengerjaan di lapangan mengalami keterlambatan. Tak tanggung-tanggung persentase keterlambatan ditaksir mencapai 18 persen.

Padahal sesuai jadwal, proyek gedung fasilitas kesehatan tersebut harus sudah selesai pada 8 November mendatang.

”Saat ini progres sekitar 55 persen,” ujar salah satu pekerja dari CV Sugio Langgeng yang enggan disebutkan namanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Ia mengakui, progres pekerjaan pembangunan Puskesmas Mojoagung mengalami keterlambatan.

”Minggu kemarin minusnya itu sekitar 18 persen,” ungkapnya.

Keterlambatan dikarenakan kendala waktu yang cukup mepet serta material yang sulit didapatkan.

Akan tetapi, pihaknya memastikan bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak, yakni 8 November.

”Minggu depan ini sudah mulai pasang atap. Kami usahakan bisa selesai tepat waktu,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang Syaiful Anwar belum bisa memberikan keterangan banyak terkait dengan proyek pembangunan Puskesmas Mojoagung.

”Tadi (kemarin, Red) tim teknis memantau pekerjaan di Mojoagung,” ungkapnya. (yan/naz/riz

Editor : Achmad RW
#Puskesmas Mojoagung #Proyek #molor #Jombang