JOMBANG – Proyek rehabilitasi drainase dan trotoar Jalan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Jl Gus Dur) Jombangterus dikebut.
Progres pengerjaan yang menyedot aggaran mencapai Rp 3,23 miliar belum mencapai 30 persen.
”Laporan minggu ke-11 ini, progres mencapai 29.222 persen,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang Agung Hariadi saat dikonfirmasi, Senin (9/10) kemarin.
Agung menyebut, berdasar schedule, progres pengerjaan masih bagus. ”Progresnya masih ada deviasi sekitar 5 persen dibandingkan dengan jadwal,” katanya.
Diakuinya, memang item pekerjaan masih terlihat sedikit. Karena progres terbesar pada minggu terakhir. ”Memang volume pekerjaan terbesar di minggu-minggu terakhir,” tegasnya.
Untuk saat ini kegiatan melakukan pembongkaran bekisting bak kontrol, perataan leveling tanah sebelum cor rabat serta pemadatan tanah. ”Ini juga sedang pabrikasi besi pedestal,” bebernya.
Diungkapkannya, memang saat ini butuh percepatan. Melihat progres pekerjaan pihaknya mengaku proyek trotoar dan drainase tersebut tuntas tepat waktu.
”Melihat progresnya bisa selesai sesuai jadwalnya,” pungkasnya.
Pantauan di laman LPSE Jombang, PT Renis Rimba Jaya beralamat di Gedung Yarnati lantai 4 R411 Jl Proklamasi 44 Jakarta Pusat ditetapkan sebagai pemenang lelang.
Proyek ini, dimenangkan dengan harga penawaran Rp 3,2 miliar dari pagu Rp 4 miliar. (yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW