Pemkab Jombang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jombang menggelar peringatan Hari Buruh secara sederhana di Pendopo Jombang, Kamis kemarin (28/4) petang. Diharapkan ke depan, iklim usaha bisa kondusif sehingga bisa menciptakan lapangan kerja baru.
PERINGATAN Hari Buruh 1 Mei dihelat lebih awal. Itu setelah peringatan bertepatan dengan Lebaran. Sehingga Disnaker Jombang menggelar peringatan di penghujung April dengan sederhana namun penuh makna.
”Jadi kegiatan ini tasyakuran memperingati Hari Buruh Internasional,” kata Kepala Disnaker Jombang Priadi.
Peringatan itu dibuka Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab pukul 17.04. Turut serta dalam acara, Wabup Sumrambah, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Ketua DPRD Mas'ud Zuremi beserta jajaran Forkopimda, Apindo Jombang, serikat buruh dan pekerja. ”Pesertanya ada 175 orang,” imbuh dia.
Dalam peringatan itu peserta yang diundang dari lintas sektor. Baik dari pengusaha, hingga buruh dan pekerja, serta dari pemerintah. ”Harapannya kedepan tidak ada masalah, sehingga produktivitas meningkat. Iklim usaha kondusif dan ada pertumbuhan usaha,” ujar Priadi.
Sebab menurut dia, sinergi tiga unsur itu sangat diperlukan. Dampaknya bisa menciptakan hubungan industrial berdasarkan Pancasila. ”Ujung-ujungnya bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru,” kata Priadi.
Sementara itu, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyampaikan terima kasih dan selamat. ”Ini sebagai bentuk dukungan dan kerjasama yang baik, antara perusahaan, buruh dan pekerja serta pemerintah,” kata Mundjidah.
Diakui, peringatan kali ini dilaksanakn lebih awal. Lantaran menjelang hari raya Idul Fitri. Dia berharap, setiap perusahaan sudah memberi THR bagi pekerja ataupun pada para buruh. ”Selanjutnya yang belum memberikan THR, saya tugaskan disnaker perusahaan mana itu. Semoga tidak ada perusahaan yang tidak menepati atau melaksanakan instruksi pemerintah pusat, sehingga harus memberikan THR pada para pekerja,” imbuh dia.
Dia juga berharap, kerjasama antara perusahaan dengan pekerja serta pemerintah. Di antaranya memperhatikan kesejahteraan pekerja. Mulai dari hak terdaftar atau mendapat jaminan BPJS ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehetan. ”Itu sangat penting, karena adanya kemitraan antara dunia usaha dengan pekerja bisa berjalan baik, sehat dan dinamis. Sehingga berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan pekerja,” kata Mundjidah.
Dalam peringatan itu ditutup dengan pemotongan tumpeng. Bupati Hj Mundjidah mendapat kesempatan memotong salah satu dari lima tumpeng yang sudah disediakan. Para peserta kemudian melanjutkan berbuka puasa bersama. Editor : Achmad RW