RadarJombang.id – Seorang lansia berinisial GSG, 60, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Jumat (25/7) siang.
Korban diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.
’’Korban yang merupakan warga Dusun Gabus, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang itu ditemukan dalam kondisi leher terjerat seutas tali yang diikatkan pada ventilasi udara kamar kos,’’ kata Kapolsek Jombang AKP Edy Widoyono.
Baca Juga: Baru Pulang Dari RSJ, Pria di Tembelang Jombang Ditemukan Gandir di Rumahnya
Jasad korban pertama kali diketahui pemilik rumah kos, Khoirul Rodjikin. Saat itu, pemilik kos datang untuk menagih uang sewa kamar.
Setelah beberapa kali mengetuk pintu namun tidak mendapat jawaban, pemilik kos mulai curiga. Kecurigaan semakin kuat setelah melihat seutas tali tampar kecil berwarna kuning terikat pada ventilasi udara.
’’Pemilik kos merasa curiga karena saat mengetuk pintu tidak ada respons. Lalu pemilik kos berinisiatif menghubungi perangkat desa yang selanjutnya melapor ke petugas kepolisian untuk melakukan pendobrakan,’’ urainya.
Baca Juga: Pemuda di Jombang Nekat Gandir, Tinggalkan Surat Wasiat Menyentuh
Petugas bersama warga kemudian membuka akses kamar melalui jendela. Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi tergantung.
Jenazah selanjutnya dievakuasi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang ke RSUD Jombang untuk menjalani pemeriksaan medis.
Dari hasil penyelidikan, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Keterangan saksi juga mengarah pada dugaan korban nekat mengakhiri hidup karena mengalami depresi.
’’Korban mengalami depresi akibat permasalahan keluarga, dan keterangan dari para saksi, korban sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri,’’ ucapnya.
Usai proses visum selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (riz/jif)
Editor : Achmad RW