JOMBANG – Kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil Suzuki Ertiga dan truk Dyna terjadi di Jalan Raya Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Jombang, Rabu (8/7).
Benturan keras membuat bagian depan mobil ringsek parah, sementara sopir Ertiga mengalami luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Dari data yang dihimpun, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 13.00.
Kecelakaan melibatkan mobil Suzuki Ertiga nopol AG 1071 TB yang dikemudikan Moch Arifin, 28, warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, dan truk Dyna nopol H 8659 CF yang dikemudikan Supiani, 46, warga Kecamatan Sumberurip, Kabupaten Blitar.
"Mobil Ertiga melaju dari arah timur ke barat, sedangkan truk dari arah berlawanan," terang Kustanto, saksi di lokasi.
Ia menyebut, sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi Ertiga diduga mengantuk hingga kendaraannya tiba-tiba bergerak ke kanan. "Kayaknya sopirnya mengantuk, tiba-tiba masuk ke jalur kanan," kata Kustanto.
Baca Juga: Cerita Warga Cangkringrandu Jombang Laporkan Kecelakaan ke 110
Akibatnya, mobil Ertiga langsung bertabrakan dengan truk Dyna yang melaju dari arah barat ke timur. Benturan keras tak dapat dihindari hingga kedua kendaraan mengalami kerusakan.
"Langsung beradu depan," imbuhnya.
Kerasnya benturan membuat bagian depan Suzuki Ertiga ringsek parah. Sementara bagian depan truk Dyna juga mengalami kerusakan akibat tabrakan tersebut.
Baca Juga: Sopir Truk Gandeng Penyebab Kecelakaan Maut di Jombang Resmi Jadi Tersangka
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman membenarkan kecelakaan itu.
Ia mengatakan pengemudi Suzuki Ertiga mengalami luka dan langsung dievakuasi ke RSK Mojowarno. "Pengemudi Ertiga mengalami luka dan dirawat di rumah sakit," katanya.
Sementara itu, pengemudi truk dipastikan tidak mengalami luka. Kedua kendaraan telah dievakuasi dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.
"Kendaraan sudah kami amankan," tutur Nurul Iman.
Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
"Penyebabnya masih kami dalami," pungkasnya. (riz/ang)
Editor : Anggi Fridianto