JOMBANG – Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk tangki dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Selasa (12/5) siang. Dua perempuan pengendara motor mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.47 WIB di jalur putar balik Ringroad Mojoagung.
“Posisi awalnya motor itu boncengan dan mau berbelok,” ujar Mulyono, saksi di lokasi.
Sepeda motor Yamaha Mio bernopol W 6092 NDE yang dikendarai Neneng, 45, warga Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung melaju berboncengan dengan Rohmawati, 58.
Sementara dari arah timur menuju barat melaju truk tangki Mitsubishi bernopol S 8661 NK yang dikemudikan Ali, 58, warga Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Baca Juga: Detik-Detik Truk Mie Instan Terguling di Mojoagung Jombang, Picu Kecelakaan Beruntun
Sesampainya di lokasi kejadian, sopir truk diduga hendak memutar balik ke arah timur. Namun diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas di sisi kanan hingga akhirnya menabrak sepeda motor korban.
“Truknya diduga kurang memperhatikan kendaraan di samping saat putar balik,” imbuhnya.
Benturan keras membuat kedua perempuan tersebut terjatuh dan terkapar di tengah jalan sebelum akhirnya dievakuasi warga.
“Korban langsung jatuh di tengah jalan,” katanya.
Saksi menduga kedua korban baru saja pulang dari mengikuti pengajian sebelum mengalami kecelakaan.
“Sepertinya habis ikut pengajian lalu pulang,” ujarnya.
Baca Juga: Detik-Detik Truk Mie Instan Terguling di Mojoagung Jombang, Picu Kecelakaan Beruntun
Akibat kejadian tersebut, Neneng, 45, dan Rohmawati, 58, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS PKU Mojoagung untuk mendapatkan perawatan medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan kejadian tersebut dan menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman.
“Benar, laka antara truk tangki dan sepeda motor, dua korban mengalami luka,” ujarnya.
Pihaknya menambahkan, kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kendaraan sudah diamankan dan penyebab pasti masih didalami,” pungkasnya. (riz)
Editor : Anggi Fridianto