RadarJombang.id – Penemuan jasad seorang lansia dalam kondisi membusuk mengegerkan warga di Dusun/Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung Jombang Kamis (13/11) siang.
Polisi menduga korban meninggal secara tidak wajar, hingga akhirnya jasad korban kini diotopsi.
Dari data yang dihimpun, kejadian itu diketahui sekitar pukul 14.00. Sementara wanita itu adalah Tri Retno Jumilah, 60.
“Yang tahu pertama kali itu anak dan tetangganya yang curiga karena tidak melihat korban sejak Senin lalu, sementara lampu di dalam menyala,” terang Anasrulloh, ketua RT di Dusun Mancilan.
Anas menjelaskan, siang itu tetangga korban curiga melihat rumah korban yang tertutup dan korban tak terlihat sejak Senin lalu.
Selain itu, ada buah yang diberikan anaknya sejak 4 hari lalu masih tersangkut di pintu depan.
“Jadi Senin itu anaknya ke rumah itu, kemudian karena terkunci, jadi dia menaruh buah di gantungan kunci depan, tapi sampai tadi kok masih tetap dan tidak diambil,” lontarnya.
Terlebih, tetangga korban itu sempat melongok jendela rumah korban dan melihat sudah banyak lalat di dalamnya.
Lantaran merasa curiga, tetangga korban itu kemudian menghubungi dan mencari anak korban yang tinggal di desa lain. Anak korban yang datang, berupaya masuk dengan paksa.
“Anaknya datang, karena pintu terkunci, masuk naik genteng tadi, terus melihat kondisi ibunya sudah meninggal dan akhirnya melapor ke perangkat desa dan polisi,” ungkapnya.
Saat ditemukan, jasad korban Tri Retno sudah dalam kondisi membusuk. Ia, tergolek di Kasur lantai rumahnya dalam posisi telungkup dan tertutup selimut dan bantal.
“Kondisi pas ditemukan sudah menghitam, dan sudah keluar banyak belatungnya,’ lontarnya.
Saat ditemukan, Tri Retno juga sendirian di rumah itu. Padahal sehari-hari, ia tinggal bersama suami sambungnya. “Suaminya tidak ada tadi, tidak tahu juga ke mana,” lontarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas membenarkan kejadian tersebut.
“Jadi benar, tadi memang ditemukan mayat wanita dalam kodisi membusuk, sehingga tidak bisa diketahui apakah ada tanda luka atau tidaknya," lontarnya.
Untuk mencari tahu penyebab kematian korban, polisi juga menyebut telah membawa jasad korban ke RSUD Jombang.
Rencananya, petugas juga akan melakukan otopsi kepada korban atas permintaan keluarga.
“Karena diduga meninggalnya tidak wajar, keluarga minta dilakukan otopsi, kita juga perlu memastikan penyebab kematiannya,” imbuhnya. (riz)
Editor : Achmad RW