RadarJombang.id - Kecelakaan beruntun melibatkan 5 kendaraan terjadi di Jalur Arteri Nasional Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Jombang Rabu (10/9) sore.
Sebuah truk, tiga mobil dan sebuah motor dan bangunan toko rusak dalam kejadian itu.
Dua orang juga dilaporkan mengalami luka-luka dalam kejadian itu.
Dari data yang dihimpun, kejadian nahas itu berlangsung sekitar pukul 16.30.
Mianto, 46, salah satu korban bercerita, kejadian nahas ini berawal saat mobilnya yakni Daihatsu Terios nopol S 1175 YA berjalan dari arah selatan ke utara.
"Saya dari Nganjuk mau pulang ke Jombang, habis belok itu, tiba-tiba diseruduk dari belakang sama truk," terangnya.
Truk yang dimaksudnya itu, adalah truk nopol B 9395 UXZ. Truk ini, berjalan dari arah yang sama dengannya.
"Setelah diseruduk, saya langsung minggir kiri, tapi truknya masih terus oleng itu," lanjutnya.
Truk yang terlanjur hilang kendali itu, kemudian banting setir ke arah kanan.
Truk ini, kemudian secara beruntun menabrak dua mobil lain yakni Kijang Innova nopol AG 1349 GB yang dikendarai seorang prua dan Daihatsu Terios nopol S 1871 OP yang dikendarai sejumlah pegawai pajak.
"Ada juga satu motor yang ikut kena, tapi ndak tahu kok tidak ada sekarang. Truknya berhenti setelah menabrak warung madura di sisi kanan jalan itu sampai ambruk," terangnya.
Mianto menyebut, diduga kuat kecelakaan itu dipicu sopir truk yang tak fokus berkendara.
"Kayaknya sopir truknya itu kalau ndak mabuk ya mengantuk," tambahnya.
Akibat kecelakaan beruntun itu, empat kendaraan mengalami ringsek. Kerusakan twrparah dialami truk dan dua mobil yang ditabrak berlawanan arah.
Sementara toko kelontong yang diseruduk truk ini, juga rusak parah pada bagian depannya.
"Untuk yang luka dua orang, sopir truknya kejepit kakinya patah tulang sepertinya, sama sopir Innova tadi," pungkas Mianto.
Pantauan hingga pukul 17.20, petugas kepolisian masih di lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan dan olah kejadian perkara.
Kecelakaan ini, juga membuat kepadatan di kedua arah jalur arteri tersebut. (riz)
Editor : Anggi Fridianto