Radarjombang.id - AD, 30, seorang pemuda di Kecamatan Peterongan Jombang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Ia, melakukannya di dalam sebuah rumah kontrakan.
Dari data yang dihimpun, kejadian itu berlangsung pada Selasa (7/5) pagi, sekitar pukul 04.30.
“Yang pertama mengetahui itu orang tua korban yang pagi itu tengah bermaksud berjalan ke kamar mandi untuk buang hajat,” terang Kapolsek Peterongan Iptu Solikin Budi.
Solikin menjelaskan, saat ditemukan, kondisi AD sudah meninggal dunia dengan posisi menggantung di atas tali yang disangkutkan pada kayu atap rumahnya.
Mengetahui anaknya mengakhiri hidup, orang tua korban pun kemudian meminta tolong dan melaporkan kejadian itu ke perangkat desa setempat.
“Petugas dari Polsek Peterongan dan nakes pun datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan melakukan visum luas,” imbuhnya,
Hasilnya, tidak ditemukan bekas luka kekerasan di tubuh korban. Polisi berpendapat, kematian korban murni karena gantung diri.
“Tidak ada bekas tanda kekerasan,” imbuhnya.
Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi kepada keluarga, diduga kuat AD nekat mengakhiri hidup lantaran depresi.
“Korban menurut keluarganya menderita gangguan jiwa, dan memang sebelumnya sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri,” pungkasnya. (riz)
Tulisan ini tidak bertujuan untuk menginspirasi orang untuk melakukan bunuh diri. Jika Anda ada masalah atau merasa mengalami ganguan emosianl, jangan ragu untuk mencari solusi kepada pihak - pihak yang ahli dalam bidangnya.
Editor : Anggi Fridianto