RadarJombang.id - Identitas mayat perempuan yang ditemukan di Saluran Induk Mrican Kanan Dusun Peluk, Desa Pacarpeluk, Megaluh, Jombang Selasa pagi akhirnya terungkap.
Mayat itu, terjdentifikasi sebagai Putri Rwgita Amanda, 19, remaja asal Desa Sebani, Kecamatan Sumobito.
Informasi itu, salah satunya diungkap akun facebook Djibril Januarta.
"Alhamdulilah untuk kasus penemuan korban perempuan tadi sudah diketahui identitas nya" tulisnya di laman facebook.
"Untuk korban Atas nama Putri warga Sebani sumobito Jombang. Kemarin malam sempat diberitakan diposting tidak pulang dari kemarin malam," lanjutnya.
Ia juga menyebut sebelum hilang, korban dikabarkan pergi dari rumah untuk keperluan COD.
"Sebelum kejadian ditemukan korban berpamitan pergi untuk cod an.Untuk kasus dan motip p3mbunuhannya biar di A1 kan oleh anggota polres Jombang agar tidak terjadi info simpang siur," tulisnya.
Baca Juga: Mayat Perempuan Cantik Ditemukan Mengapung di Sungai Jombang, Ada Luka di Kepala
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Sebani, Kecamatan Sumobito Sunaryo membenarkan jika jasad korban tersebut adalah warganya.
"Iya warga Dusun Sebani, Desa Sebani, tadi polisi sudah kroscek juga ke keluarganya," ungkapnya.
Pihaknya juga menyebut, jasad korban hingga Selasa siang masih berada di rumah sakit.
"Untuk jasadnya masih di rumah sakit, masih diotopsi ini tadi," pungkasnya.
Senada, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono juga membenarkan identitas korban tersebut.
"Sudah mas, sudah kami datangi keluarga (korban,Red), ini kami masih mulai lidik, bismillah," ucapnya melalui pesan singkat yang dikirim ke wartawan.
Sementara pantauan di RSUD Jombang hingga Selasa siang sejumlah petugas kepolisian dan kedokteran forensik masih melakukan pemeriksaan dan otopsi kepada jasad korban.
Sebelumnya, jasad seorang perempuan cantik ditemukan di Saluran Induk Mrican Kanan Menghebohkan warga di Dusun Peluk, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh Jombang Selasa (11/2) pagi.
Penemuan jasad itu, pertama kali diketahui warga sekitar pukul 05.30.
"Ditemukannya posisi hanyut di tengah, terus warga nyambang untuk meminggirkannya," terang Kasun Peluk, Widyarto Adi Candra.
Pohaknya menyebut, jasad wanita itu diketahui hanyut dari wilayah hulu sungai.
"Hanyutnya dari selatan ke utara, terus akhirnya dinaikkan tadi sambil menunggu polisi datang," lanjutnya.
Widyarto menyebut, wanita itu tak dikenali warga sekittar, juga bukan merupakan warga Desa Pacarpeluk.
"Identitasnya tidak ada, namun kelihatannya masih sangat muda, pakai baju lengan panjang warna oranye, sama legging hitam, rambutnya panjang," terangnya.
Saat dievakuasi, Widyanto juga menyaksikan adanya bekas luka di tubuh korban.
Terutama pada bagian kepala korban dan masih mengeluatkan darah.
"Ada luka sobek di kepala, dari mulut mengeluarkan busa saat diangkat," imbuhnya.
(riz)
Editor : Achmad RW