RadarJombang.id – Sebuah truk fuso muatan tebu terguling di pinggir jalan provinsi Desa/Kecamatan Tembelang, Jombang sejak Senin (14/10) malam.
Hingga Selasa (15/10) siang, proses evakuasi truk yang terguling itu belum selesai dilakukan.
Dari data yang dihimpun di lokasi, kejadian truk tabrak truk itu berlangsung pada Senin (14/10) malam sekitar 19.00.
Kecelakaan ini, bermula saat sebuah truk Fuso nopol K 9646 SK muatan tebu sedang berhenti bahu jalan sebelah barat.
Truk fuso yang sedang disopiri Salamet Hariyadi, 44, warga Desa Druju, Sumbermanjing Wetan, Malang ini, sedang mengalami kendala.
“Posisi truk fuso itu sedang ngeban, poisisi ban kanan belakangnya pecah dan sedang diperbaiki,” terang Tiyo, 67, saksi di lokasi.
Namun nahas, sebuah truk tiba-tiba datang dari arah selatan ke utara.
Truk ke dua itu, adalah dumptruck nopol S 8297 UB yang tengah disopiri Achmad Vivit Wildaneo, 24, warga Desa Duyungan, Suko, Bojonegoro.
“Dumptruk yang belakang ini, kayaknya tidak melihat kondisi jalan dan kemudian mebnabrak truk yang sedang ngeban itu,” lanjutnya.
Akibat tabrakan itu, truk fuso muatan tebu ini terguling dan nyungsep hingga separo bagiannya nyaris masuk parit di pinggir jalan.
“Beruntung, tidak ada korban jiwa, kedua sopir truk selamat,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Ssiswanto.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Adu Moncong Dua Truk di Jalan Raya Mojoagung Jombang
Pantauan hingga Selasa (15/10) pukul 12.00, truk fuso muatan tebu itu masih teronggok di lokasi kejadian.
Sejumlah pekerja terlihat masih berjibaku memindahkan muatan tebu ke truk lain yang sudah datang di lokasi. (riz)
Editor : Achmad RW