RadarJombang.id - Aksi gerombolan pemuda bermotor meresahkan kembali muncul di Jombang.
Rabu (2/10) dini hari, gerombolan bermotor ini menyerang warga di Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung Jombang.
Dalam kejadian itu, sebuah motor milik warga bahkan sempat dibawa lari gerombolan bermotor ini.
Kapolsek Mojoagung Yogas menjelaskan, korban sudah melaporkan kasus itu ke pihak berwajib.
“Kejadiannya rabu dini hari, dua orang sudah laporan, dan tidak ada korban luka maupun korban jiwa,” terangnya.
Yogas menyebut, dari pemeriksaan awal, diduga kuat para pelaku itu adalah sejumlah pemuda yang resek dan memang nekat berbuat onar.
"Menurut kami itu kejadian spontanitas saja, jadi tiba-tiba mereka datang kemudian melempar batu," terang Yogas.
Dari pemeriksaan pada saksi yang dilakukan, Yogas menyebut para pelaku itu berjumlah sekitar 9 orang.
Gerombolan pemuda resek itu, menaiki 3 motor berbeda dan berboncengan tiga.
"Mereka melempar batu, posisi di warung itu ada 5 orang, mereka tidak berani melawan dan memilih lari, karena kalah jumlah dan pelaku ada yang membawa sajam," ungkapnya.
Yogas juga menyebut, saat itulah para gerombolan bermotor ini melihat sebuah motor milik warga yang ditinggal di depan warung itu.
Baca Juga: Gangster Tim Guk Guk Bikin Onar Lagi di Jombang, 3 Anggotanya Asal Nganjuk Dibekuk Polisi
"Kebetulan posisi motor ini kuncinya menempel, hingga kemudian langsung diambil dan dibawa lari sama mereka," lontarnya.
Beruntung, motor itu akhirnya berhasil ditemukan warga yang melakukan pelacakan pada motornya.
“Motor juga ternyata ditinggal di suatu tempat, saat didatangi pelaku sudah tidak ada, artinya niatnya bukan curanmor, cuma bikin resek saja,” lontarnya.
Pihaknya menyebut, hingga kini masih melakukan sejumlah penyelidikan untuk memburu para pelaku onar tersebut.
“Masih dalam penyelidikan, kami masih mendalami kasusnya, juga mempelajari CCTV yang ada di sekitar lokasi,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW