RadarJombang.id – Sebuah kegiatan karnaval sound memperingati Kemerdekaan Indonesia di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang Jombang berujung tawuran Minggu (1/9).
Sejumlah pemuda terlibat saling kejar dan saling lempar dalam kejadian itu.
Aksi tawuran itu, juga membuat kegiatan karnaval sound itu akhirnya dibubarkan sebelum waktunya secara resmi berakhir.
Hal itu, terungkap dari video yang diterima redaksi Jawa Pos Radar Jombang.
Dalam video tersebut, terlihat keributan antar pemuda itu pecah di depan gapura SDN Rejosopinggir.
Puluhan pemuda, terlihat saling kejar dan saling lempar batu. Sejumlah penonton yang utamanya wanita, juga terlihat panik melihat aksi tawuran itu.
“Kejadiannya sore, waktu karnaval belum selesai, ndak tahu masalahnya apa, tiba-tiba saja tawuran,” ungkap K, pengirim video.
Tawuran itu, dibenarkan Kepala Desa Rejosopinggir Yoyok Supriyanto. Ia menyebut, tawuran itu, terjadi saat kegiatan karnaval masih berlangsung.
“Posisi nya memang kacau tadi, tidak tahu apakah warga setempat atau ada dari luar juga, karena tidak banyak saya kenal,” ungkapnya.
Yoyok menjelaskan, desanya siang itu memang tengah mengadakan karnaval dan mengundang sejumlah sound untuk mengiringi.
“Tadi ada 7 blok, 5 sound yang lain jalan kaki dan becak sama anak sekolah, Cuma kurang dua sound terus kejadian itu (tawuran) terjadi,” ungkapnya.
Baca Juga: 47 Pelajar Terjerat Hukum di 2022, Mayoritas Tawuran Karena Perguruan Silat
Usai kejadian tawuran itu, sejumlah petugas kepolisian dari Polsek dan Koramil Tembelang disebut Yoyok sempat membantu mengamankan lokasi.
“Ya akhirnya dihentikan karnavalnya setelah kegiatan itu, dan tidak ada korban,” ungkapnya.
Kapolsek Tembelang Iptu Fadhilah yang dikonfirmasi juga tak menampik kejadian tawuran itu.
“Iya, tadi ada insiden memang, ya mungkin karena salah paham saja,” ungkapnya.
Pihaknya menyebut, tawuran itu akhirnya berhasil diredam dan dibubarkan tak lama setelah berlangsung.
“Langsung dibubarkan, kebetulan ada perangkat desa dan tiga pilar juga tadi. Sampai malam mini, tidak ada laporan adanya korban maupun laporan ke Polsek Tembelang terkait dampak dari kejadian itu,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW