RadarJombang.id – Kecelakaan melibatkan truk dan sebuah mobil box terjadi di Jalur Arteri Nasional Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung Jombang Jumat (7/6) pagi.
Akibat kejadian itu, sopir dan kernet grandmax sempat terjepit di dalam mobilnya.
Kejadian nahas itu, berlangsung sekitar pukul 04.00.
Menurut saksi mata Sulistiyono, 43, kecelakaan itu bermula saat sebuah mobil box grandmax nopol S 9211 NF sedang berjalan dari arah Jombang menuju Surabaya.
Mobil ini, sedang disopiri Ahmad Mujahidin, 41, dan keneknya Slamet Riyadi, 41, keduanya warga warga Brangkal, Sooko Mojokerto.
“Mobil yang grandmax ini, dari barat, jalan ke timur, posisi kecepatannya lumayan kencang itu tadi,” ungkapnya.
Perjalanan mobil box itu, berjalan lancar hingga masuk di depan Pasar Mojoagung.
Mobil ini, tiba-tiba saja menabrak sebuah truk gandeng nopol N 8268 UZ yang sedang berjalan di depannya.
Truk gandeng ini, sedang disopiri Muhamad Fiki Andrianto, 26, warga Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanan Kulon, Blitar.
“Kayaknya posisinya yang grandmax mengantuk, terus ya langsung menabrak belakang truk gandeng itu,” ungkapnya.
Kecelakaan itu, membuat mobil box itu mengalami kerusakan parah.
Baca Juga: Motornya Jatuh ke Saluran, Seorang Penagih Utang di Jombang Sempat Terjepit Mobil Box
Bagian depan mobil itu ringsek hingga menjepit kedua penumpang di dalamnya.
“Kondisinya parah, sopir sama kernetnya terjepit, sampai satu jam evakuasinya tadi,” lontarnya.
Proses evakuasi sopir dan kernet itu akhirnya dilakukan petugas dari BPBD Jombang. Keduanya, berhasil diselamatkan dengan sejumlah luka.
“Korban sopir dan kernet mobil mengalami luka ringan, dan sudah dirawat di rumah sakit, sementara sopir truk tidak luka,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Anang Setiyanto saat dikonfirmasi.
Anang menyebut, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan itu kini sudah dievakuasi ke Mako Satlantas Polres Jombang untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk penyebab kecelakaan masih didalami,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW