Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tanggul Kali Gunting di Jombang Longsor Lagi, Dapur Warga Kondisinya Menggantung

Anggi Fridianto • Minggu, 10 Maret 2024 | 13:00 WIB
Tanggul Kali Gunting di Betek, Mojoagung, Jombang yang kembali ambrol dan mengancam rumah warga
Tanggul Kali Gunting di Betek, Mojoagung, Jombang yang kembali ambrol dan mengancam rumah warga

RadarJombang.id – Debit kali Gunting yang tinggi dan melintas di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang membuat tanggul ambrol.

Ambrolnya tanggul Kali Gunting di Betek, Mojoagung, Jombang itu, membuat dapur milik warga kini menggantung.

Seperti terpantau di rumah Fatma, 35, warga Dusun Betek Brambangan, Desa Betek, yang berada di bantaran Kali Gunting ini.

Kondisi rumah warga ini cukup mengkawatirkan. Terutama di bagian dapur, menggantung karena tanahnya ambrol terbawa arus sungai.

“Sebenarnya dulu ada jarak sekitar 5 meter dari bibir sungai. Tapi sekarang ambrol dan kondisinya semakin parah,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (9/3).

Dapur rumahnya semakin parah usai hujan lebat, Rabu (6/3) malam.

Tepat, Kamis (7/3) dini hari, dapurnya ikut ambles tergerus debit Kali Gunting yang sangat deras.

Beruntung, saat itu semua anggota keluarganya berada di ruang keluarga dan tidak ada seorang pun yang berada di dalam dapur.

”Sudah tiga kali ambrol. Paling parah ya hujan deras kemarin,’’ terangnya.

Kini, Fatma dan keluarganya dihantui waswas, khususnya saat terjadi hujan lebat.

Ia khawatir terjadi longsor susulan yang membuat rumahnya makin terancam.

Baca Juga: Bertahun-Tahun Menunggu Kejelasan, Tanggul Kritis Kali Gunting di Mojoagung Jombang Akhirnya Diperbaiki

”Ya kalau hujan saya sampai tidak bisa tidur. Takut longsor,’’ keluh dia.

Dirinya juga sudah melaporkan kondisi dapurnya kepada perangkat desa.

Sempat dilakukan peninjauan tapi sampai sekarang tidak ada tindaklanjut.  

Ia berharap, tanggul di rumahnya bisa segera ditangani.

Sebab, jika ditangani sendiri ia tidak mampu mengingat anggaran yang dibutuhkan sangat besar.

”Ya, harapan saya segera di tangani, supaya yang longsor ini tidak semakin parah,’’ tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Bayu Pancoroadi, membenarkan terjadi longsoran tebing kali Gunting di Desa Betek.

Selanjutnya, hal tersebut akan dilaporkan ke BBWS Brantas karena kebetulan ada pekerjaan di titik yang sama.

Tak jauh dari titik yang ambrol, BBWS sedang melakukan penanganan tanggul kritis.

”Sekarang penanganan terus berjalan. Insya Allah akan terus berlanjut sampai Desember nanti,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz)

Editor : Achmad RW
#longsor #Jombang #kali gunting #Tanggul