Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pabrik Masker di Mojoagung Terbakar, Pemadaman Terkendala Minimnya Air

Achmad RW • Senin, 4 September 2023 | 15:50 WIB
Kejadian kebakaran yang menimpa pabrik masker di Mojoagung Minggu (3/9) malam.
Kejadian kebakaran yang menimpa pabrik masker di Mojoagung Minggu (3/9) malam.

JOMBANG – Pabrik  PT Jayamas Medica Industri di Desa Karangwinongan, Kecamatan Mojoagung terbakar hebat Minggu (3/9) malam.

Kebakaran itu, diduga dipicu kompresor dalam pabrik yang meledak. Upaya pemadaman, juga sempat terkendala air.

Kebakaran itu, terlihat dari sebuah video yang diterima redaksi Jawa Pos Radar Jombang. Dalam video tersebut, terlihat api sudah membakar sejumlah bangunan di lorong sisi utara pabrik.

“Kejadiannya sekitar pukul 21.30, tadi dari petugas keamanan pabrik melaporkan ke Pos Damkar, dan kita langsung meluncur,” terang Samidi, Koordinator Pos Damkar Mojoagung.

Samidi menjelaskan, saat petugas datang, api sudah terlihat membumbung. Petugas pun langsung berupaya melakukan pemadaman api.

Proses pemadaman ini, sempat terhenti beberapa saat. Kendala utamanya adalah banyaknya benda mudah terbakar di dalam pabrik.

Selain itu, minimnya air juga jadi kendala petugas. “Tidak ada hydrant, jadi sempat kesulitan air tadi, jadi harus menunggu suplai air dari Jombang,” lanjutnya.

Beruntung, api akhirnya berhasil padam setelah mobil suplai air datang. Kebakaran itu, juga disebut Samidi terjadi saat sejumlah karyawan tengah bekerja.

“Posisi di dalam ada karyawan, beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka karena seluruhnya sudah dievakuasi,” lontarnya.

Dari keterangan petugas keamanan, pihaknya menyebut kebakaran itu dipicu meledaknya kompresor pabrik.

“Kalau dari pabrik tadi menyebut overheat, kemudian kompresornya meledak,” pungkasnya. (riz)

 

Editor : Achmad RW
#Pabrik Masker #Mojoagung #Jombang #kebakaran