Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Gerombolan Bermotor Lempari Pemuda Ngopi di Angkringan, Korban Luka di Kepala

Achmad RW • Minggu, 21 Mei 2023 | 19:11 WIB
Pemuda yang mengaku warga perak korban pelemparan batu di Jl Kusuma Bangsa. Korban beserta 10 rekannya, sedang ngopi, kemudian diserang gerombolan pemotor dengan lemparan batu.
Pemuda yang mengaku warga perak korban pelemparan batu di Jl Kusuma Bangsa. Korban beserta 10 rekannya, sedang ngopi, kemudian diserang gerombolan pemotor dengan lemparan batu.
JOMBANG – Aksi gerombolan pemotor yang berbuat onar kembali terjadi. Sabtu (20/5) malam kemarin, sejumlah pemuda mengendarai motor menyerang pemuda lain yang sedang nongkrong di angkringan Jl Kusuma Bangsa Jombang. Dua orang mengalami luka di kepala akibat kejadian itu.

“Kejadiannya sekitar pukul 24.00, kebetulan saya memang sedang berada tidak jauh dari lokasi kejadian,” terang Kepala Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, Erwin Pribadi.

Erwin menjelaskan, mulanya ada sekitar 11 pemuda yang sedang nongkrong di angkringan di pinggir Jl Kusuma Bang sa itu. Saat sedang asyik ngopi, tiba-tiba saja datang gerombolan pemuda lain menggunakan sepeda motor. “Ada sekitar 7 motor dari arah utara berboncengan tiba-tiba datang dan menyerang pemuda yang sedanng ngopi itu,” lontarnya.

Pemuda bermotor itu, terlihat melempar batu secara membabi buta ke gerombolan pemuda yang sedang ngopi itu. Dengan motornya, pemuda yang berbaju hitam itu juga meraung-raungkan motornya seperti tengah menantang. “11 anak yang minum kopi nyaris tanpa perlawanan, karena mereka tidak mengira akan diserang. Saya kemudian telepon ke Polsek Jombang juga agar segera diamankan,” lontarnya

Polisi pun datang tak lama setelah itu. Namun, ketika petugas datang gerombolan pemuda bermotor itu kemudian langsung melarikan diri ke arah selatan. Erwin juga menyebut, usai bubarnya aksi penyerangan itu, ia melihat ada dua pemuda dari kelompok yang diserang menderita luka.

“Ada dua orang yang mengalami luka di kepala, menurut mereka itu karena rivalitas perguruan silat. Waktu ditanya tidak mau nyebut nama, tapi ngakunya warga Perak korbannya itu,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Jombang Kota AKP Soesilo membenarkan aksi penyerangan itu. Aksi itu, disebutnya juga akhirnya selesai setelah petugas datang dan melakukan pembubaran. “Jadi setelah dilaporkan, kami datang kelompok itu kemudian bubar,” ungkap Soesilo.

Kendati disebutkan ada korban luka, Soesilo mengaku hingga Minggu (21/5) siang kemarin tak ada satupun pemuda yang melapor ke pihaknya. “Jadi korbannya siapa kami juga tidak tahu, karena memang tidak ada laporan, seluruhnya bubar setelah petugas datang kemarin,” lontarnya.

Disinggung terkait adanya indikasi rivalitas perguruan silat dalam kejadian itu, Soesilo juga mengaku tak tahu pasti. “Kembali lagi apakah perguruan silat atau kelompok lain kami tidak tahu, karena memang tidak ada yang melapor,” pungkasnya. (yan/riz) Editor : Achmad RW
#Geng motor #Jombang #kriminalitas #perguruan silat #Kepatihan