Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pemuda Mabuk Mengamuk di Pasar Ramadan, Pembeli Takjil jadi Korban

Achmad RW • Kamis, 6 April 2023 | 13:14 WIB
Cahyo, 20, korban penganiayaan di Pasar Ramadan Desa Dukuhmojo yang tengah dirawat di rumah sakit.
Cahyo, 20, korban penganiayaan di Pasar Ramadan Desa Dukuhmojo yang tengah dirawat di rumah sakit.
JOMBANG – Warga Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung digegerkan dengan ulah seorang pemuda mabuk. Ia, mengamuk di areal pasar Ramadan di Balai Desa Dukuhmojo Rabu (5/4) sore. Selain merusak beberapa benda milik pedagang, ia juga menganiaya seorang pemuda yang sedang membeli makanan.

“Kejadiannya itu sekitar pukul 17.00, waktu adik saya beli takjil di situ,” terang M Hanafi, 26, warga Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung.

Hanafi menjelaskan, saat itu, adiknya Cahyo Dwi Prayoga, 20, sedang membeli bakso untuk berbuka puasa. Namun tanpa sebab yang jelas, ia diserang dari arah belakang. “Ya waktu beli takjil tiba-tiba dipukul pakai batu bata kepalanya,” lanjutnya.

Kontan saja, adiknya itu mengerang kesakitan akibat serangan mendadak itu. Sementara usai melakukan aksinya, pelaku yang diketahui berinisial Mohamad Waluyo, 32 pemuda asal Dusun Kemodo Utara, Desa Dukuhmojo itu kemudian melarikan diri. “Pelakunya melarikan diri. Adik saya sekarang dirawat di puskesmas karena mengalami luka di kepala belakang,” lontarnya.

Kejadian penyerangan yang dilakukan Waluyo itu, dibenarkan Kepala Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung Nurani Rubaidi. Ia menjelaskan, memang sempat menerima laporan dari warga terkait insiden penyerangan yang dilakukan warganya. “Iya, tadi memang dapat kabar dari warga. Ada pemuda yang tiba-tiba dating ke Pasar Ramadan di depan balai desa dan melakukan kerusuhan,” ucapnya.

Dari laporan yang ia terima, Bai menyebut pelaku sempat melakukan beberapa aksi meresahkan. Selain melukai Cahyo, seorang pembeli takjil, ia juga merusak sepeda motor milik korbannya. “Ada sepeda motor dirusak, memukul orang-orang di sekitarnya juga, termasuk memecahkan dagangan milik penjual buah juga tadi laporannya,” lontarnya.

Bai menduga, pelaku nekat melakukan perbuatan itu karena kondisinya sedang dalam pengaruh alcohol. “Kalau kata warga tadi kemungkinan kondisi pelaku ini sedang mabuk,” imbuhnya. Kasus itupun, disebutnya telah dilaporkan kepada Polsek Mojoagung. Bai berharap, polisi dapat segera menangkap pelakunya. “Sudah dilaporkan ke polisi, ya semoga bisa diusut,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Mojoagung Kompol Bambang Setyobudi juga membenarkan kejadian itu. Dugaan penganiayaan itu, juga telah dilaporkan korban ke Mapolsek Mojoagung. “Sampai sekarang untuk pelaku masih dalam penyelidikan,” singkatnya. (riz) Editor : Achmad RW
#penyelidikan #perak #bandarkedungmulyo #Kesamben #peterongan #denanyar #Pasar Ramadan #kudu #Tambakberas #Mojowarno #Penganiayaan #plandaan #Mojoagung #Ngusikan #Dukuhmojo #Ploso #Jombang #Kota Santri #Sumobito #durian #Bikin Resek #Gus Dur #Pemuda Mabuk #Megaluh #Pelaku buron #tembelang #diwek #Ringin contong #Serang pembeli #Rejoso #tebuireng #bareng #meresahkan #Rusak lapak pedagang #makam gus dur #kabuh #Wonosalam