Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Diduga Kelelahan, Peserta Karnawal Desa Meninggal Dunia

Achmad RW • Minggu, 28 Agustus 2022 | 05:30 WIB
Barno, saat mendapat pertolongan dari warga di atas pikap sebelum menghembuskan nafas terakhir.
Barno, saat mendapat pertolongan dari warga di atas pikap sebelum menghembuskan nafas terakhir.
JOMBANG – Keceriaan karnaval Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan berubah duka Sabtu (27/8) kemarin. Hal itu setelah Barno, 67, salah satu lansia yang mengikuti kegiatan karnaval itu, tumbang dan meninggal dunia saat tengah mengikuti kegiatan desa itu.

“Kejadiannya sekitar pukul 15.30, waktu karnaval sedang berlangsung,” terang Suradi, Kades Bangsri. Ia menjelaskan,  karnaval ini semula berjalan normal. Barno, yang juga warga Dusun/Desa Bangsri itu sedang berjalan bersama rombongan karnavalnya.

Namun, saat berada di jalan Sembung-Jambe, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli batu itu merasa lemas dan kelelahan. Ia pun akhirnya berhenti dan dinaikkan ke pikap milik rombongan itu. “Meninggalnya saat di atas pikap itu,” lanjutnya.

Meninggalnya warga lansia saat karnaval itu, dibenarkan Kapolsek Plandaan AKP Pranan Edi. Dari data yang diterimanya, korban Barno, memang tengah berjoget mengikuti karnaval saat itu. Hingga ia akhirnya merasa tak kuat dan lemas. “Korban sempat ditolong warga sebelum meniggal di atas pikap,” ungkap Pranan saat dikonfirmasi Minggu (27/8) malam.

Usai kejadian itu, Pranan menyebut telah mendatangi keluarga korban. Setelah dipastikan tak ada bekas tanda penganiayaan, Pranan menyebut keluarga korban mengaku ikhlas dengan kematian Barno itu. “Keluarga mengaku ikhlas, sehingga jenazah langsung dimakamkan. Penyebab kematian diduga faktor usia dan kelelahan,” pungkasnya. (riz) Editor : Achmad RW
#meninggal mendadak #plandaan #Jombang #karnaval desa #peserta karnaval #bangsri #lansia #tewas