Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Hore! Delapan SDN di Jombang Dapat Program Revitalisasi dari Pemerintah, Ini Rinciannya

Wenny Rosalina • Selasa, 12 Mei 2026 | 05:36 WIB
BAKAL DIBENAHI: SDN Jombang 5, salah satu sekolah yang bakal mendapatkan program revitalisasi 2026
BAKAL DIBENAHI: SDN Jombang 5, salah satu sekolah yang bakal mendapatkan program revitalisasi 2026

 

JOMBANG - Program revitalisasi sekolah dasar di Kabupaten Jombang mulai berjalan. Dari 105 sekolah prioritas yang diusulkan, delapan SD negeri telah ditetapkan dan masuk gelombang III program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Delapan sekolah tersebut antara lain SDN Jombang 4, SDN Kepanjen 1, SDN Wonosalam 5, SDN Kebokembang 1, SDN Made, SDN Sukoiber 1, SDN Mojokambang 2, dan SDN Kalikejambon.

”Ya baru ada delapan SD negeri yang mendapat program revitalisasi,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma.

Sayangnya, soal detil anggaran ia belum bisa menjelaskan secara rinci. Detail bantuannya sekaligus detail anggaran belum final karena masih proses verifikasi dari kementerian,”

Ia mengatakan, delapan sekolah tersebut merupakan usulan reguler, bukan jalur aspirasi. Kalau versi kementerian ini sudah masuk gelombang III. Gelombang I dan II kemarin lebih banyak revitalisasi jalur aspirasi, sedangkan yang sekarang mulai reguler,” ujarnya.

Baca Juga: Puluhan SMP di Jombang Usulkan Program Revitalisasi, Keputusan Tunggu Pemerintah Pusat

Menurut dia, hingga saat ini baru dua sekolah yang mendapat undangan ke Jakarta untuk mengikuti tahapan lanjutan program revitalisasi. Dua sekolah tersebut yakni SDN Sukoiber 1 dan SDN Wonosalam 5.

Kita masih menunggu undangan lagi dari kementerian. Karena program ini berjalan sampai Desember nanti,” katanya.

Rhendra menjelaskan, revitalisasi melalui jalur aspirasi biasanya berasal dari usulan tokoh masyarakat maupun anggota legislatif. Namun demikian, dasar penentuan tetap mengacu pada data kerusakan dan kebutuhan sarana prasarana yang tercantum dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Sekalipun lewat aspirasi, kalau di dapodik tidak muncul tingkat kerusakan atau kebutuhan pembangunannya, ya tidak bisa dipanggil kementerian,” jelasnya.

Ia menyebut, untuk jenjang SD di Jombang tidak ada sekolah yang masuk melalui jalur aspirasi. Seluruh delapan sekolah yang dipanggil masuk kategori reguler.

Baca Juga: Ratusan SD Jombang Diusulkan Dapat Revitalisasi, Belum Semua Pasti Diterima

Selain itu, juga belum dapat dipastikan terkait penetapan program revitalisasi bakal berjalan sampai berapa gelombang. Rhendra berharap seluruh 105 sekolah prioritas di Jombang nantinya dapat memperoleh bantuan revitalisasi, terlebih kemampuan anggaran daerah saat ini terbatas akibat efisiensi anggaran.

Mudah-mudahan semuanya bisa dipanggil karena kemampuan APBD kita juga terbatas,” pungkasnya. (wen/ang)

 

Editor : Anggi Fridianto
#sekolah sd #perbaikan sekolah #Jombang #direvitalisasi #Dinas P dan K Jombang