JOMBANG – Sebanyak 577 siswa SD dan MI di Kabupaten Jombang gagal mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang satu hingga empat. Rinciannya, dari 300 siswa SD dan 277 siswa MI. Penyebabnya, gangguan teknis saat pelaksanaan TKA berlangsung. Mayoritas disebabkan masalah jaringan internet.
’’300 siswa yang gagal ikut TKA akan ikut gelombang susulan pada 11-19 Mei,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma, Rabu (7/5).
Para siswa tersebut gagal mengikuti TKA bukan karena tidak hadir, melainkan akibat gangguan teknis saat proses ujian berbasis digital berlangsung. Kendala utama yang terjadi yakni jaringan internet bermasalah hingga sistem tidak dapat diakses secara normal.
”Penyebabnya jaringan, tidak bisa login sampai waktu habis. Ada kerusakan jaringan internet,” terangnya.
Baca Juga: Nilai TKA Jadi Penentu Masuk SMP Favorit di Jombang, Bobotnya Capai 60 Persen
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang masih melakukan pendataan terkait kemungkinan pelaksanaan ujian susulan bagi ratusan siswa tersebut. Hingga kini keputusan final terkait mekanisme susulan masih belum ditetapkan.
”Belum fix (semuanya ikut susulan atau tidak),” tambahnya.
Sementara itu, ada 277 siswa MI yang tidak dapat mengikuti TKA dan harus mengikuti susulan. ”Dari MI ada 277 siswa, yang potensi ikut susulan,” kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Jombang, Nur Khojin.
Baca Juga: TKA Jadi Penentu Masuk SMA-SMK 2026, Bobotnya 40 Persen! Ini Rinciannya
Mereka tidak mengikuti TKA utama karena mengalami kendala teknis, seperti gangguan jaringan atau kerusakan perangkat.
Namun ada juga yang terkendala non teknis seperti sakit. ”Semuanya masih memiliki kesempatan untuk mengikuti TKA susulan,” jelasnya. Nur Khojin berharap, pada pelaksanaan TKA susulan, seluruh siswa bakal mengikuti dengan lancar tanpa hambatan seperti pada jadwal utama. ”Mudah-mudahan nanti di susulan lancar dan semua dapat ikut,” harapnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto