Program kewirausahaan di SMPN 1 Diwek menghadirkan inovasi Smart Mushroom Farming. Budidaya jamur tiram berbasis teknologi sederhana. Program ini lahir dari kendala saat musim kemarau, suhu ruang budidaya terlalu tinggi dan kurangnya perawatan sehingga banyak jamur mengering dan gagal panen.
Para siswa bersama guru pendamping, Sulistiani SPd, memanfaatkan teknologi sederhana dengan komponen utama Arduino Uno R3 dan sensor DHT11. Teknologi ini digunakan untuk memantau suhu serta kelembapan ruang budidaya secara otomatis. ”Kami ingin siswa belajar memecahkan masalah nyata dengan teknologi sederhana,” katanya.
Pembuatan sistem dilakukan melalui beberapa tahap. Mulai dari merangkai komponen elektronik, menyusun program, memasang alat di ruang budidaya, hingga melakukan pengujian.
Smart Mushroom Farming terbukti efektif. ”Para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik kewirausahaan dan teknologi,” tambahnya.
Program ini menunjukkan, sekolah mampu melahirkan inovasi yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.
Oleh: Miftahur Rohmah, Kelas 8-B SMPN 1 Diwek
Editor : Anggi Fridianto