Sekolah pada dasarnya ruang bagi setiap individu untuk berkembang. Namun realitasnya berbeda. Masih banyak siswa yang merasa belum sepenuhnya menjadi ”siswa”.
Mereka hadir secara fisik, namun merasa tidak dilibatkan dan kemampuannya tidak terlihat. Hal ini merupakan persoalan serius yang patut menjadi perhatian kita bersama.
Saya beruntung telah merasa benar-benar menjadi siswa. Sebagai individu yang dilibatkan dan diakui potensinya.
Berdasarkan pengalaman pribadi, saya meyakini bahwa dampak luar biasa akan tercipta jika setiap siswa merasakan hal yang sama. Kita tidak boleh hanya menilai siswa dari satu tingkatan standar atau nilai angka saja. Melainkan harus mampu melihat kedalaman potensi yang ada di dalam diri mereka masing-masing.
Saya yakin seorang pemimpin dengan pengaruh besar, lahir dari rasa percaya dan pengakuan atas identitasnya.
Oleh: Aura Azkhadina Rahmadani, Kelas VIII-H SMPN 1 Tembelang
Editor : Anggi Fridianto