Karya: Mariya Sumardi
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung
Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia
Pa, anakmu ini kuat, kan?
Pa, sebenarnya ada banyak hal lagi yang harus aku ceritakan padamu
Ada banyak keluh yang tidak sempat terteduh
Ada banyak resah yang enggan terkisah.
Pa, seberapa kecewa dirimu padaku?
Sekarang, perahu rakitanmu hampir hanyut
Karena koloni ombak itu? Ya...mungkin
Karena terumbu karang yang galak? Yaa…bisa jadi, iya
Atau karena marlin si moncong tajam itu? Iya, Pa, karena si marlin.
Iya, Pa, karena rombongan ombak itu,
Iya, Pa, karena terumbu-terumbu yang licik dan galak itu juga.
Maka percayalah, bahwa tidak ada satupun yang salah dari penyebutanmu
Dan akan selalu dirimu yang mengerti alur getirnya pijakanku, Pa.
Pa, perlahan-lahan putrimu mengerti sesaknya hidup
Tipuan, paksaan, desakan, olokan, bahkan sumpahan
Aku akan tetap menjadi putrimu, kan, Pa?
Dari sekian banyak didikanmu,
Percayalah sekali lagi, hanya ujian ini yang enggan putrimu lanjutkan.
Seharusnya, aku bisa menjadi sepertimu
Membentuk sebuah pantulan khas dari cerminan yang sempurna itu
Yang memoles sosok dirimu di versi ke-2 kehidupan
Dan percayalah untuk kesekian kalinya lagi
Ternyata, cermin itu buram oleh embun yang dianggapnya sopan
Maafkan putrimu, Pa.
Editor : Anggi Fridianto