Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Cermin yang Gagal Memantul

Wenny Rosalina • Sabtu, 11 April 2026 | 09:38 WIB
Ilustrasi Puisi
Ilustrasi Puisi

 

Karya: Mariya Sumardi

Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia

 

Pa, anakmu ini kuat, kan?

Pa, sebenarnya ada banyak hal lagi yang harus aku ceritakan padamu

Ada banyak keluh yang tidak sempat terteduh

Ada banyak resah yang enggan terkisah.

 

Pa, seberapa kecewa dirimu padaku?

Sekarang, perahu rakitanmu hampir hanyut

Karena koloni ombak itu? Ya...mungkin

Karena terumbu karang yang galak? Yaa…bisa jadi, iya

Atau karena marlin si moncong tajam itu? Iya, Pa, karena si marlin.

Iya, Pa, karena rombongan ombak itu,

Iya, Pa, karena terumbu-terumbu yang licik dan galak itu juga.

Maka percayalah, bahwa tidak ada satupun yang salah dari penyebutanmu

Dan akan selalu dirimu yang mengerti alur getirnya pijakanku, Pa.

 

Pa, perlahan-lahan putrimu mengerti sesaknya hidup

Tipuan, paksaan, desakan, olokan, bahkan sumpahan

Aku akan tetap menjadi putrimu, kan, Pa?

Dari sekian banyak didikanmu,

Percayalah sekali lagi, hanya ujian ini yang enggan putrimu lanjutkan.

 

Seharusnya, aku bisa menjadi sepertimu

Membentuk sebuah pantulan khas dari cerminan yang sempurna itu

Yang memoles sosok dirimu di versi ke-2 kehidupan

Dan percayalah untuk kesekian kalinya lagi

Ternyata, cermin itu buram oleh embun yang dianggapnya sopan

Maafkan putrimu, Pa.

 

Editor : Anggi Fridianto
#puisi #Jombag