Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Student Journalism: Barokah MQ Tebuireng

R
Penulis: Rojiful Mamduh❯
 Ahmad Daffa Izzuddin Al Maulidi
Ahmad Daffa Izzuddin Al Maulidi

Advertisement

 

Minggu (19/4) saat halalbihalal dan temu alumni internasional di GOR PP Madrasatul Quran (MQ) Tebuireng, KH Abdul Hadi Yusuf Alhafiz (Gus Didik), menjelaskan kunci kebesaran MQ. ’’Pertama, MQ ini besar karena barokahnya Pesantren Tebuireng. Karena doa para masayikh Tebuireng khususnya KH Hasyim Asy’ari,’’ tuturnya.

Gus Didik lalu menyampaikan dawuh ayahnya, KH Yusuf Masyhar Alhafiz. ’’Bapak pernah dawuh; MQ itu seumpama tidak ada di Tebuireng, tidak akan bisa besar,’’ ungkapnya.

Advertisement

Kedua, MQ bisa besar karena alumninya. ’’Alumni itu brosur berjalan. Kalau alumni baik, maka nama MQ akan baik,’’ urainya.

Ada wali santri yang mulanya tidak kenal MQ. Dia lalu tanya kepada guru anaknya sebaiknya mondok ke mana.  Karena gurunya alumni MQ, akhirnya di arahkan mondok di MQ.

Gus Didik berpesan agar para alumni tetap menyempatkan mengajarkan Alquran yang didapat dari MQ. Meski di tengah kesibukan berkiprah dalam bidang apapun. ’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Sebaik-baik kalian adalah yang belajar dan mengajarkan Alquran,’’ jelasnya.

Advertisement

Minimal diajarkan pada keluarga dan lingkungan terdekatnya. Dengan mengajarkan Alquran maka kelak akan bisa masuk surga dalam rombongan ahli Quran.

Madrasatul Quran Tebuireng tahun ini sudah berusia 54 tahun menurut tahun Masehi. Serta 56 tahun menurut kalender Hijriyah.

 

Oleh; Ahmad Daffa Izzuddin Al Maulidi, Kelas XI-G IPS 1, MA Madrasatul Quran Tebuireng

Advertisement
Editor : Anggi Fridianto

Artikel Terkait

Dari Meja Akademik ke Layar Gawai dan Ditemukannya Wajah Baru Kritik Sastra

Dari Meja Akademik ke Layar Gawai dan Ditemukannya Wajah Baru Kritik Sastra

Dahulu, kritik sastra di Indonesia memiliki panggung yang sakral: rubrik budaya surat kabar minggu, jurnal-jurnal kampus yang tebal, serta forum diskusi terbatas. Kritik adalah domain para intelektual dan akademisi yang

Ketika Novel Menyingkap Realitas: Jerat Perdagangan Manusia di Asia Tenggara

Ketika Novel Menyingkap Realitas: Jerat Perdagangan Manusia di Asia Tenggara

Keinginan mendapatkan pekerjaan dengan gaji tinggi merupakan harapan banyak orang. Setiap orang ingin mengubah nasib dan memperbaiki kehidupan keluarganya.

Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren, Santri MTsN 2 Jombang Dibekali Jurus 3M

Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren, Santri MTsN 2 Jombang Dibekali Jurus 3M

Kamis (15/10) di MTsN 2 Jombang PP Darul 'Ulum, Rejoso, Peterongan, digelar halaqah pencegahan kekerasan seksual di lingkungan madrasah dan pondok pesantren. HM Makhi MPdI selaku kepala madrasah menjelaskan tujuannya. ’’

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer