Radarjombang.id – Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP/MTs di Kabupaten Jombang secara umum berlangsung lancar, Senin (6/4). Hanya saja, sejumlah nama siswa sempat tidak terdeteksi di sistem.
”Hanya ada beberapa nama siswa tidak terlihat di sistem, tapi langsung terselesaikan oleh proktor dan tim teknis,” kata Nur Khojin, kasi Penma Kantor Kemenag Jombang.
Dijelaskan, kendala tersebut terjadi karena stabilitas sistem. Nama tidak muncul di sistem hanya terjadi selama 10 menit. ”Ada dua laporan tadi yang masuk,” jelasmnya. Selain itu, seluruhnya sudah teratasi dan TKA dapat dilanjutkan sampai selesai.
Sementara itu, Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Jombang tidak menerima laporan kendala dari sartuan pendidikan. ”Hari ini alhamdulillah lancar, tidak ada kendala yang dilaporkan kepada kami,” ujar Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Eko Sisprihantono.
Baca Juga: Siap-siap! Hari Ini TKA SMP Sederajat Resmi Dimulai, Ini Kesiapannya di Jombang
Meski demikian, terdapat beberapa kejadian kecil di lapangan, seperti peserta yang sakit akibat kecelakaan sebelumnya. Namun, hal tersebut tidak mengganggu jalannya pelaksanaan secara keseluruhan. Terkait kemungkinan peserta yang tidak dapat mengikuti ujian, Eko menyebut tidak ada sesi susulan yang disiapkan.
Ia juga menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan terkait kendala teknis, baik dari sisi sistem maupun jaringan. ”Kalau belum ada laporan, berarti semuanya berjalan lancar,” katanya.
Pelaksanaan TKA sendiri saat ini masih berlangsung hingga sesi keempat, dan dari sesi satu hingga tiga belum ditemukan kendala yang berarti.
Pengawasan pelaksanaan TKA juga dilakukan berlapis, pengawasan silang dengan SMP lain di satu sub rayon, juga ada pengawas penyelia yang dilakukan empat pengawas SMP yang telah ditunjuk.
Sementara itu, pelaksanaan TKA di tingkat satuan pendidikan juga berjalan tertib. Kepala SMPN 1 Sumobito, Sugeng Hariyanto, menyampaikan sekolahnya melaksanakan ujian dalam dua gelombang, masing-masing selama dua hari, sehingga total berlangsung empat hari mulai Senin, (6/4) sampai Kamis (9/4).
”Setiap hari dilaksanakan tiga sesi. Untuk hari pertama dan kedua ini, sesi ketiga hanya menggunakan dua laboratorium,” jelas Sugeng.
Baca Juga: Strategi Lengkap MTsN 16 Jombang Hadapi TKA, dari Tryout hingga Doa Bersama
Ia menyebutkan, SMPN 1 Sumobito menggunakan tiga laboratorium komputer, dengan masing-masing lab berisi sekitar 15 hingga 16 unit komputer. Selain itu, setiap ruangan juga disiapkan satu komputer cadangan untuk mengantisipasi kendala teknis.
Dari sisi pengawasan, diterapkan sistem silang penuh yang melibatkan 15 satuan pendidikan di Subrayon 06, baik negeri maupun swasta. SMPN 1 Sumobito sendiri bertindak sebagai ketua subrayon. Pengawasan juga dipantau pengawas penyelia secara virtual.
”Di dalam ruang TKA, pengawas tidak diperbolehkan menggunakan ponsel, apalagi mengambil foto yang berpotensi membocorkan soal,” tegasnya.
Untuk hari pertama, Sugeng memastikan pelaksanaan berjalan lancar. ”Alhamdulillah, setelah kami cross-check, pelaksanaan sampai selesai sesi pertama berjalan dengan baik. Tidak ada kendala listrik maupun internet,” ujarnya.
Ia mengakui sempat terjadi kendala kecil, yakni beberapa nama peserta yang tidak terdeteksi di sistem. Namun, masalah tersebut dapat segera diatasi dalam waktu kurang dari lima menit.
”Awalnya kami hampir melapor ke dinas, tapi karena cepat teratasi, kami rasa sudah aman,” pungkasnya. (wen/ang)
Editor : Anggi Fridianto