Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

WFH ASN di Lingkup Cabdindik Mulai Berlaku, Tapi KBM Tetap Berjalan Normal

Anggi Fridianto • Selasa, 31 Maret 2026 | 10:03 WIB

 

Ilustrasi bekerja dengan sistem WFH, inilah beberapa tips efektif bagi jobseeker untuk mencari pekerjaan WFH dengan lebih mudah
Ilustrasi bekerja dengan sistem WFH, inilah beberapa tips efektif bagi jobseeker untuk mencari pekerjaan WFH dengan lebih mudah

 

 

JOMBANG – Kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi pegawai Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang pada Rabu (1/4) mendatang.

Meski demikian, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah dipastikan tetap berjalan normal.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Eko Redjo Sunariyanto, mengatakan penerapan WFH masih dalam tahap pengaturan dan penyesuaian agar tidak mengganggu layanan kepada masyarakat.

”Kami masih melihat tingkat kepadatan layanan di masing-masing bidang.

Nanti akan kami atur, mana yang memungkinkan WFH dan mana yang harus tetap bekerja di kantor, sehingga pelayanan tetap optimal,” ujarnya. 

Aturan WFH bagi ASN lingkup Dinas Pendidikan provinsi Jawa Timur dilakukan mulai 30 maret sampai 1 Juni 2026.

Ia menegaskan, kebijakan WFH tidak berlaku bagi sekolah.

Seluruh guru dan tenaga kependidikan tetap diwajibkan hadir untuk memastikan proses pembelajaran berjalan sebagaimana mestinya.

”Sekolah tidak boleh WFH. KBM harus tetap berjalan, pelayanan kepada siswa menjadi prioritas utama.

 Guru dan tenaga kependidikan harus tetap hadir untuk melayani anak-anak,” tegasnya.

Selain itu, sejumlah layanan inti di lingkungan cabang dinas juga dipastikan tetap berjalan secara maksimal, baik secara langsung maupun melalui layanan daring yang telah disiapkan, seperti aplikasi pelayanan GTK.

”Kami tetap mematuhi aturan dari ibu Gubernur, dan kami pastikan layanan tidak terganggu.

Jika diperlukan, layanan bisa dilakukan secara online melalui aplikasi yang sudah kami siapkan,” tambahnya.

Eko menyebut, kebijakan ini akan mulai dioptimalkan pada Rabu mendatang, namun tetap akan dievaluasi secara berkala.

Jika pelaksanaan WFH dinilai menghambat layanan, maka akan dilakukan penyesuaian.

”Kita mulai Rabu besok, nanti kita evaluasi. Kalau ternyata mengganggu kelancaran layanan, tentu akan kita perbaiki,” jelasnya.

Di sisi lain, pihaknya juga telah mengimbau sekolah untuk menerapkan penghematan energi, termasuk pengendalian penggunaan listrik.

 Imbauan tersebut telah disosialisasikan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan surat edaran ke sekolah-sekolah.

“Sudah kami sampaikan ke seluruh sekolah, termasuk uji coba pengendalian penggunaan energi. Ini akan kita evaluasi dalam waktu dekat,” pungkasnya. (wen/ang)

 

Editor : Anggi Fridianto
#ASN #cabdindik jombang #WFH #Jombang