RadarJombang.id – Tingkat literasi digital yang masih rendah, memicu Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama dengan Jawa Pos Radar Jombang menggelar Workshop Literasi Digital di SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto, Selasa (16/12).
Workshop yang diselenggarakan di bawah payung program Generasi Terkoneksi (GenSi) ini diikuti oleh sekitar 60 pelajar yang antusias mengikuti sesi edukatif seputar pemanfaatan internet secara cerdas, aman, dan produktif.
Selama workshop, peserta mendapatkan dua materi seputar pemanfaatan teknologi digital, yaitu Literasi Media: Pintar Bermedia di Era Badai Dusta yang disampaikan Achmad Riza W, wartawan Jawa Pos Radar Jombang..
Para siswa juga diajak memainakn game seru bersama. Kegiatan inipun disambut antusias seluruh siswa.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto, moh Rofii menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini.
Pihaknya menyebut, dengan meledaknya informasi di ranah digital, perlu diajarkan kepada siswa mengenali mana informasi yang bisa dikonsumsi dengan benar dan mana informasi hoaks.
“Kami berterima kasih kepada Indosat dan Jawa Pos Radar Jombang atas inisiatif positif ini. Semoga kegiatan ini bisa menginspirasi siswa-siswi kami untuk menjadi generasi digital yang kreatif, kritis, dan beretika dalam menggunakan teknologi,” ungkapnya.
Sementara Fahd Yudhanegoro – EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan, kegiatan itu adalah bentuk dukungan pemerataan akses manfaat teknologi digital bagi seluruh masyarakat, termasuk pelajar
“Melalui Generasi Terkoneksi (GenSI), kami membekali Gen Z dengan literasi digital yang inklusif—bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk perilaku digital yang bertanggung jawab dan positif,’ ungkapnya.
Inisiatif ini, disebutnya juga sejalan dengan misi Indosat untuk memberdayakan Indonesia, membuka peluang baru, dan mempersiapkan generasi muda bersaing di pasar global.
GenSi merupakan program literasi digital Indosat yang bertujuan memberdayakan masyarakat Indonesia, khususnya anak muda, agar menjadi warga digital yang cerdas, bertanggung jawab, dan tangguh.
Sebelumnya, acara serupa telah sukses dilaksanakan di Papua, Solo, Minahasa Utara, Maumere, Bima, Sumbawa, hingga Mataram yang diikuti oleh lebih dari seribu peserta untuk memperkuat keterampilan digital generasi muda.
Selain sesi materi dan diskusi interaktif, para peserta juga diajak mengikuti post-test serta kuis edukatif seputar keamanan digital dan cara menangkal hoaks. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan inspiratif, menumbuhkan semangat bersama untuk menciptakan ruang digital yang aman, setara, dan produktif.
Melalui kegiatan ini, Indosat percaya generasi muda, khususnya pelajar, dapat tumbuh sebagai Generasi Terkoneksi — generasi yang tidak hanya mahir secara digital, tetapi juga terkoneksi secara nilai, empati, dan tanggung jawab sosial. (riz)