Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Muatan Lokal di Jombang Bakal Dihapus? Pembimbing Resah, Dinas P dan K Bilang Begini

Wenny Rosalina • Jumat, 5 Desember 2025 | 14:22 WIB

 

Sejumlah pembimbing diniyah dan muatan lokal (mulok) keagamaan di Jombang kini resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu sebagai tenaga teknis
Sejumlah pembimbing diniyah dan muatan lokal (mulok) keagamaan di Jombang kini resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu sebagai tenaga teknis
 

 

Radarjombang.id – Muatan lokal keagamaan dan pendidikan diniyah diwacanakan bakal dihapus mulai tahun depan.

Hal ini memicu keresahan bagi sebagian pembimbing, utamanya pada pembimbing yang belum diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

’’Betul, memang sedang banyak dibahas mulok akan dihapus,’’ kata Nuril Hidayati, pembina MPMP (Musyawarah Pembimbing Mata Pelajaran) Mulok Keagamaan dan Pendidikan Diniyah jenjang SMP, (3/12).

Hingga Desember ini kegiatan belajar mengajar mulok dan diniyah tetap berjalan seperti biasa. Sembari menunggu petunjuk dari dinas terkait kebenaran informasi tersebut.

Kabar terkait mulok bakal dihapus muncul setelah pembinaan kepala sekolah yang dilaksanakan di Aula Terbuka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang November lalu.

’’Ada salah satu yang bertanya, kan banyak pembimbing yang diangkat jadi PPPK paruh waktu teknis. Lalu dijelaskan jika mulok arahnya dialihkan menjadi ekstrakurikuler,’’ jelasnya.

Hingga kini pihaknya masih menunggu kebijakan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. ’’Pembimbing mulok bingung. Kami masih menunggu kebijakan sambil menunggu juknis BOS dan BOS daerah,’’ kata kepala SMPN 2 Gudo tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Iswahyudi Hidayat, mengatakan, mulok memang akan dievaluasi bulan ini.

Hanya saja ia belum dapat memberikan kepastian kebijakan apa yang akan ditetapkan kedepan.

’’Kalau dihapus sepenuhnya tidak, tapi yang pasti akan dievaluasi, masih ada pertemuan-pertemuan yang akan dilakukan,’’ ungkapnya.

Termasuk bagaimana nasib pembimbing yang belum diangkat menjadi PPPK paruh waktu, pihaknya masih belum dapat memastikan. ’’Terkait hal itu juga menunggu kepastian hasil evaluasi nanti,’’ ucapnya. (wen/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#mulok #Pemkab Jombag #Jombang #Dinas P dan K Jombang #muatan lokal #dihapus