Radarjombang.id – Siswa paket Paket C yang tidak hadir saat Tes Kemampuan Akademik (TKA), Sabtu-Minggu (8-9/11), cukup banyak. Dari total 724 peserta yang terdaftar, sebanyak 65 peserta tidak hadir.
’’TKA susulan bisa diikuti untuk memberi kesempatan bagi mereka yang belum sempat mengikuti TKA. Namun kami belum tahu apakah semuanya akan ikut susulan, karena sebagian besar yang tidak hadir itu bekerja,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, katanya.
TKA susulan akan dilaksanakan pada 22–23 November mendatang.
Pelaksanaan TKA susulan tidak bersifat wajib. Hal ini mempertimbangkan kondisi para peserta yang sebagian besar merupakan pekerja aktif di berbagai sektor.
’’Tidak harus ikut susulan, karena rata-rata mereka sudah bekerja. TKA ini sebenarnya digunakan bagi peserta yang ingin mendaftar ke perguruan tinggi negeri jalur prestasi (SNBP). Jadi sifatnya lebih ke kebutuhan akademik lanjutan,’’ ungkapnya.
Sebelumnya pelaksanaan TKA Paket C di Kabupaten Jombang berlangsung lancar. Satu-satunya kendala, banyak siswa yang datang terlambat, sehingga tidak maksimal dalam mengerjakan soal.
”Ada yang datang telat, padahal waktu berjalan sesuai jadwal. Kondisi itu membuat mereka kekurangan waktu untuk mengerjakan. Apalagi model soal banyak berupa narasi bacaan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dipahami,” kata Wor Windari.
Sejumlah peserta hadir telat dari jadwal yang telah ditentukan. Padahal, sebelumnya sudah diimbau harus datang setidaknya 30 menit sebelum ujian dimulai. Keterlambatan ini berdampak pada durasi pengerjaan soal. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto