Radarjombang.id - Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Jombang, sekolah-sekolah tengah menyiapkan dengan matang.
Salah satunya perangkat yang digunakan, minimal harus memiliki 10 persen komputer cadangan setiap sesi untuk antisipasi kendala yang terjadi di lapangan.
”Perangkat sekolah sudah kami siapkan disesuaikan dengan sesinya. Ada yang mengambil satu sesi, dua sesi, maksimal tiga sesi.
Pelaksanaannya terbagi dalam dua gelombang, dan disesuaikan dengan kesiapan tiap sekolah,” jelas Mualim, Kepala SMAN Jogoroto sekaligus Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri Jombang.
Menurut Mualim, setiap sekolah telah menyiapkan perangkat dan sarana sesuai dengan kondisi masing-masing. Sebagai contoh, di SMAN Jogoroto sendiri akan dilaksanakan satu gelombang dengan tiga sesi.
”Kami sudah siap, komputer tersedia 132 unit sesuai syarat. Ada tujuh laboratorium komputer dengan masing-masing 20 unit, dan cadangan kami siapkan di lab tersendiri,” ungkapnya.
Ia menambahkan, setiap sesi juga akan dilengkapi komputer cadangan sebanyak 10 persen dari jumlah peserta. ”Misalnya kalau satu sesi ada 360 peserta, dibagi jadi 3 sesi, masing-masing 120 siswa, maka kami siapkan tambahan 10 persen sebagai cadangan. Itu sudah kami hitung supaya tidak ada kendala teknis,” ujarnya.
Dari sisi teknis pelaksanaan, sistem ujian TKA di sekolah modenya semi online. ”Modelnya semi online, jadi filenya diunduh terlebih dahulu seperti sistem Ujian Nasional dulu,” terang Mualim.
Terkait pengawasan, Mualim menegaskan bahwa sistemnya dilakukan secara silang.
Setiap ruang berisi 20 peserta dengan satu pengawas. Pengawasnya silang dan tidak boleh dari mata pelajaran yang diujikan. Paling aman guru mapel lain. ”Jadi paling aman ambil mapel seperti PAI, seni budaya, dan satu pengawas maksimal mengawasi 20 siswa,” jelasnya.
Ia juga memastikan seluruh sarana pendukung sudah siap, termasuk pasokan listrik dan jaringan.
“Hampir semua perangkat sudah kami upgrade agar sesuai dengan kebutuhan TKA. Kami pastikan semuanya siap menjelang pelaksanaan, apalagi sekolah kami pernah mengikuti UNBK, jadi semua sudah siap,” pungkasnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto