Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Jelang Penutupan Sulingjar, Puluhan Guru di Jombang Belum Lakukan Pengisian, Ini Dampaknya

Wenny Rosalina • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 14:10 WIB
Jumat (10/10) hari terakhir pengisian survei lingkungan belajar (Sulingjar)
Jumat (10/10) hari terakhir pengisian survei lingkungan belajar (Sulingjar)

Radarjombang.id - Jumat (10/10) hari terakhir pengisian survei lingkungan belajar (Sulingjar) yang harus dikerjakan guru dan kepala sekolah. Masih ada dua kepala sekolah yang belum mengisi.

’’Dua kepala sekolah yang belum mengisi Sulingjar, salah satunya SMA PGRI Ploso, karena sudah ditutup, siswanya hanya lima,’’ kata Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabuaten Jombang, Asijah, kemarin.

Satu sekolah lainnya dia belum bisa melacak. Sedangkan untuk guru, masih ada 27 guru yang belum mengisi Sulingjar hingga kemarin. 

’’27 guru ini tidak bisa dilacak. Idealnya, kepala sekolah dengan seluruh stakeholder mengerjakan bersama-sama. Dengan reward dari sekolah makan bersama biar semangat mengerjakan,’’ ungkapnya.

Dari 46 SMA negeri dan swasta, 45 kepala sekolah dan 1.246 guru yang sudah mengisi Sulingjar.

Sementara pada jenjang SMP, seluruh kepala sekolah sudah mengisi Sulingjar. Hanya tinggal dua guru yang belum mengisi hingga kemarin.

’’Yang belum mengisi hanya dua guru, yaitu guru SMP Al Hikmah Sumobito dan SMP Al Asfiyah Bandarkedungmulyo.

Siang ini (kemarin) sudah kami konfirmasi, dan mengatakan sudah mengerjakan. Mungkin di sistem masih belum berubah statusnya,’’ urai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari.

Total ada 136 sekolah dan 135 kepala SMP negeri dan swasta di Jombang. Seluruh kepala sekolah dan 2.282 guru sudah mengisi Sulingjar. ’’Kepala sekolah hanya 135 karena ada yang pensiun, yaitu kepala SMPN 6 Jombang,’’ jelasnya.

Sementara pada jenjang SD, seluruh guru dan kepala sekolah sudah mengisi Sulingjar tepat waktu. ’’Semuanya tuntas untuk jenjang SD,’’ ujarnya.

Total ada 522 sekolah dan 520 kepala sekolah SD negeri dan swasta yang telah mengisi. Total guru yang mengisi 3.579 orang.

’’Seluruh guru yang terdaftar di Dapodik (data pokok pendidikan) wajib mengisi Sulingjar. Kepala sekolah hanya 520 karena yang dua menumpang, gabung di satu sekolah,’’ jelasnya.

Sulingjar masih bagian dari asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) yang telah diikuti siswa. ANBK digunakan untuk menetapkan rapor pendidikan sekolah.

ANBK juga menjadi salah satu indikator pemberian bantuan operasional sekolah (BOS) kinerja. Tahun ini ada 37 satuan pendidikan dibawah Cabdindik Jombang yang mendapatkan BOS kinerja. Delapan SLB dengan nilai BOS kinerja Rp 36.250.000. 18 SMA dan 11 SMK dengan anggaran Rp 45.000.000 masing-masing sekolah.

Dua SMA juga mendapatkan BOS kinerja kategori sekolah memiliki prestasi. Yaitu SMAN Ploso dan SMAN 3 Jombang dengan poin prestasi masing-masing 3,5 dan BOS kinerja yang didapatkan Rp 50.750.000.

Jenjang SD, ada 127 SD negeri dan swasta yang menerima BOS kinerja. Masing-masing satuan pendidikan menerima Rp 22,5 juta. Sementara 44 lainnya adalah SMP negeri dan swasta yang masing-masing menerima Rp 35 juta. (wen/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Sulingjar #Jombang #2025 #ANBK #Dinas P dan K Jombang