Radarjombang.id – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jombang menorehkan prestasi membanggakan di Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Bidang Riset 2025.
Dari 14 proposal penelitian yang dikirim, dua tim berhasil masuk 30 besar nasional dari total lebih dari 9.000 proposal yang masuk.
’’Ada tiga bidang riset. Tiap bidang dipilih 30 terbaik tingkat nasional. Alhamdulillah, dua tim kami masuk di dua bidang,’’ kata Kepala MAN 1 Jombang, Dr Hj Saadatul Athiyah MPd.
Pertama, Bidang Transformasi Digital, Aira Fatimah Azzahra (XI-D) dan Alfikasi Kharisma Hanum (XI-I) dengan judul riset; CardioPredicy AI: Aplikasi Prediksi Risiko Serangan Jantung Berbasis Machine Learning dengan Pendekatan Etika Kesehatan.
Kedua, Bidang SDGs: Salwa Na’ilah Mas’udyah (XI-P) dan Washilvi Romadloni (XI-P) dengan judul; Manduro Adventure: Bermain Game Simulator Sandur Manduro sebagai Media Pendukung SDGs 11 di Kabupaten Jombang.
’’Berbeda dengan OMI Sains yang melalui tahapan kabupaten dan provinsi, OMI Riset langsung berskala nasional. Alhamdulillah, dari sekitar 9.000 proposal, dua tim kita masuk 30 besar di dua bidang,’’ ungkapnya.
Sebelumnya, seluruh tim mengikuti pembinaan khusus bersama tim olompiade MAN 1 Jombang. Tak heran, jika banyak siswa MAN 1 Jombang yang berhasil menjuarai berbagai olimpiade baik tingkat nasional maupun internasional.
Setelah pengumuman hasil penilaian proposal pada 23 September, siswa bakal melakukan presentasi proposal riset pada 26-28 September. Kemudian mengikuti pembimbingan dan pelaksanaan riset yang dilaksanakan pada 29 September sampai 30 Oktober. Setelah itu presentasi hasil riset bakal dilaksanakan 1-3 November. Hasil presentasi riset bakal diumumkan 5 November.
’’Setelah itu, pengumpulan hasil riset dan draft artikel. Enam yang terbaik masing-masing sub bidang yang akan ikut final. Mudah-mudahan keduanya bisa mendapatkan hasil terbaik,’’ harapnya.
Selain berprestasi di OMI, satu siswa MAN 1 Jombang, Cahya Nugraha, tahun ini lolos Olimpiade Sains Nasional (OSN) babak final tingkat nasional bidang Kebumian. Final bakal dilangsungkan di Universitas Muhammadiyah Malang pada 6–12 Oktober 2025.
’’Alhamdulillah ini prestasi yang sangat membanggakan. Pertama dalam sejarah MAN 1 Jombang, siswanya lolos OSN tingkat nasional,’’ ungkapnya.
Ia berharap, Cahya dapat memperoleh hasil terbaik di babak final mendatang. ’’Kita beri pembinaan maksimal,’’ tegas Atik. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto