Radarjombang.id - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN Ploso berlangsung meriah dan penuh makna.
Selama lima hari, 14 hingga 18 Juli 2025, sebanyak 288 siswa baru yang terbagi dalam delapan rombongan belajar (rombel) mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap sekolah.
’’Materi-materi pilihan seperti wawasan wiyata mandala, penumbuhan karakter dan profil lulusan, cybercrime, judi online, narkoba, hingga kenakalan remaja, serta antikorupsi dan antiradikalisme menjadi fokus utama demi membekali siswa dengan pengetahuan dan sikap yang sesuai dengan tantangan zaman,’’ kata Kepala SMAN Ploso, Qoidatun Nisak SPd.
MPLS juga menjadi panggung bagi berbagai inovasi kreatif dari OSIS dan panitia. Salah satu keunikan yang membedakan dari sekolah lain, di SMAN Ploso penggunaan tema dan nama gugus yang menarik. Serta metode pendampingan yang lebih personal.
’’Semangat kekeluargaan begitu terasa, khususnya dalam perlakuan terhadap siswa berkebutuhan khusus.
Dalam kegiatan ini, seorang siswa disabilitas didampingi penuh oleh teman-teman satu gugusnya, mencerminkan inklusivitas dan nilai gotong royong yang kuat,’’ imbuhnya.
Ciri khas lainnya, adanya demonstrasi ekstrakurikuler pada hari terakhir.
Seluruh organisasi ekstrakurikuler berlomba menampilkan pertunjukan terbaiknya dan rekrutmen anggota baru. Pembiasaan ibadah seperti salat berjamaah juga menjadi bagian dari kegiatan harian MPLS.
Ini bertujuan membentuk karakter religius dan mempererat hubungan spiritual siswa.
’’Dengan konsep kegiatan yang kreatif, edukatif, dan inklusif, MPLS SMAN Ploso 2025 sukses menjadi pintu gerbang penyambutan yang hangat dan bermakna bagi para siswa baru. Semoga semangat positif ini terus mewarnai perjalanan pendidikan di SMAN Ploso ke depan,’’ harapnya. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto