Sunyi pondok, bisik cahaya abadi menyapa.
Sejak kecil, gemuruh kalbu robek malam gulita.
Benih firdaus semai jiwa, kabut kantuk menghadang bara.
Berat kelopak, jari menari kasar lembar keabadian.
Bisik dingin bata surga, mahkota impian terukir zaman.
Hafalan jejak bintang malam, desah embun sabar harapan mengepak.
Benteng sederhana kokoh, hangat samudra hati tak kering.
Alunan hikmah lembut, bisu badai jiwa kan tenang.
Gema suluh peradaban, simfoni damai abadi merobek sepi nan kelam.
Jombang, 07 Mei 2025
Oleh Ardila Jelita Hartanasya, Kelas IX-F MTsN 15 Jombang di Keras, Diwek
Editor : Anggi Fridianto