RadarJombang.id - Sekolah mulai menyiapkan pembelajaran di bulan Ramadan yang akan datang bulan depan.
Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Kabupaten Jombang meminta SMA/SMK dan SLB di Jombang menggelar pesantren kilat selama ramadan.
’’Pada 6-25 Maret, kegiatan pembelajaran dilakukan secara offline di sekolah. Bagi siswa yang beragama Islam, diimbau untuk melaksanakan kegiatan tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman dan kegiatan yang dapat meningkatkan iman, takwa dan akhlak mulia,’’ kata Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Ulil Mu’amar, kemarin.
Sementara siswa non muslim diminta untuk melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan, berdasarkan kepercayaan masing-masing.
’’Bentuk kegiatannya seperti apa nanti akan kami sepakati kembali dengan MKKS (Musyawarah Musyawarah Kerja Kepala Sekolah),’’ ungkapnya.
Kepala SMAN Jogoroto, Mualim, mengatakan, di sekolahnya rencana kegiatan bulan Ramadan belum diprogramkan.
Karena menunggu edaran resmi dari Cabdindik Jombang. ’’Sementara belum kami programkan, menunggu juknis dari Cabdin,’’ urainya.
Sementara di SMAN Kesamben, siswa bakal menjalani pondok Ramadan. ’’Kegiatan kita nanti pondok Ramadan, ngaji kitab,’’ kata Kepala SMAN Kesamben, Witin.
Pada bulan Ramadan juga bakal dilaksanakan sumatif tengah semester (STS) dan sumatif akhir semester (SA) untuk siswa kelas 12.
’’Ramadan nanti bertepatan dengan STS dan SAS, dua kegiatan tersebut juga tetap berjalan,’’ ungkapnya.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah membuat surat edaran yang diberikan ke semua Cabdindik.
Baca Juga: Warga Jombang Ungkap Kebahagiaannya Bisa Tinggal di Mesir Saat Bulan Ramadan
Merujuk surat edaran bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri tanggal 20 Januari 2025 tentang pembelajaran di bulan Ramadan.
Dalam edaran itu disebutkan, libur awal Ramadan pada 27 Februari sampai 5 Maret 2025.
’’Bukan libur sebenarnya, tapi pembelajaran mandiri di lingkungan keluarga dan masyarakat, sesuai dengan penugasan sekolah,’’ terang Ulil Mu’amar. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW